POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mulai berpacu dengan waktu untuk menyiapkan Lapangan Kebun Bunga sebagai venue latihan alternatif jelang Piala AFF 2026.
Dalam waktu 30 hari ditargetkan kualitas lapangan harus memenuhi standar internasional.
Langkah percepatan ini terlihat saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, turun langsung meninjau kondisi Lapangan Kebun Bunga di kawasan Medan Petisah, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: ASN WFH Setiap Hari Jumat, Seperti Apa Nantinya Pelayanan Publik? Begini Jawaban Pramono
Namun, peninjauan kali ini bukan sekadar melihat kesiapan lokasi. Fokus utama justru pada bagaimana lapangan tersebut bisa naik level dalam waktu singkat agar layak digunakan atlet internasional.
Rico Waas mengakui, secara posisi, Lapangan Kebun Bunga punya nilai strategis tinggi karena berada di pusat kota dan dekat dengan berbagai fasilitas pendukung.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa kondisi teknis lapangan masih perlu perhatian serius.
Baca Juga: HP ASN Dipantau GPS Saat WFH, Pemerintah Pastikan Kerja dari Rumah Beneran
“Secara lokasi ini sangat potensial. Tapi memang kondisi rumput dan fasilitasnya masih butuh perawatan agar sesuai standar,” ujarnya.
Menariknya, Pemko Medan tidak hanya mengandalkan Lapangan Cadika sebagai opsi utama. Kebun Bunga kini diposisikan sebagai “cadangan strategis” yang bisa diandalkan jika proses percepatan berjalan sesuai target.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan, Jhon Ester Lase, mengungkapkan bahwa tantangan utama terletak pada kualitas lapangan, khususnya rumput.
Baca Juga: Isu WFH Nasional Ramai Lagi, Ini Fakta Sebenarnya yang Perlu Diketahui Karyawan Swasta
Ia menyebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan tenaga ahli yang direkomendasikan PSSI untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai standar.
“Kita sudah minta bantuan ahli. Target kita, treatment rumput bisa selesai dalam 30 hari,” jelasnya.
Jika target tersebut tercapai, Lapangan Kebun Bunga akan diajukan sebagai venue latihan resmi untuk ajang internasional tersebut.
Baca Juga: Lulus SNBP 2026 di USK? Ini Jadwal Verifikasi, Syarat Berkas, dan Tahapan Lengkapnya
Langkah cepat ini bukan tanpa alasan. Pemerintah Kota Medan ingin memastikan momentum sebagai tuan rumah event internasional tidak terlewat begitu saja.
Menurut Jhon Lase, kesiapan infrastruktur menjadi kunci agar Medan tetap dipercaya menjadi lokasi event olahraga berskala global di masa depan.
“Ini bukan hanya soal AFF. Ini soal kepercayaan ke depan. Kalau kita siap, peluang event internasional lainnya akan terbuka,” tegasnya.
Baca Juga: Militer Israel Tak Mau Disalahkan atas Gugurnya 3 Anggota TNI di Lebanon Selatan
Lebih lanjut, dari sisi pendanaan, Pemko Medan memastikan proyek percepatan ini didukung penuh oleh APBD.
Selain itu, kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menjadi dorongan penting dalam mempercepat progres.
Sinergi ini dinilai sebagai faktor krusial agar seluruh proses berjalan efektif dan tepat waktu.***

