POJOKSATU.ID - Setelah berjuang selama lebih dari 15 jam, kebakaran hebat yang melanda pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (CPO) milik PT Agro Raya Mas di Jalan Jermal, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, akhirnya berhasil dipadamkan pada Kamis pagi (24/7/2025) pukul 07.45 WIB.
Kebakaran diketahui mulai terjadi pada Rabu sore (23/7/2025) sekitar pukul 16.17 WIB dan berlangsung hingga keesokan harinya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Medan mengerahkan lebih dari selusin armada untuk menjinakkan kobaran api yang melahap area pabrik penghasil minyak goreng, margarin, dan sabun tersebut.
Baca Juga: Harumkan Nama Sumut, PT Macan Sejahtera Cahaya Raih Juara 1 BUJP Teladan Nasional 2025
“Pagi ini, api sudah padam sepenuhnya pada pukul 07.45 WIB oleh tim Disdamkarmat Medan,” kata Manajer Pusdalops-PB BPBD Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, Kamis (24/7/2025).
Proses Pendinginan dan Investigasi Masih Berlangsung
Meski api telah berhasil dikendalikan, tim pemadam masih terus melakukan proses pendinginan di lokasi untuk mencegah munculnya titik api baru.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” tambah Ahmad.
Baca Juga: Modus Oknum Guru Agama di Kubu Raya Lecehkan Tiga Santri, Korban Dijanjikan Dinikahi
Sementara itu, belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa.
"Korban jiwa saat ini belum bisa dipastikan. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak terkait," ujarnya.
Medan Sulit: Petugas Damkar Alami Luka
Upaya pemadaman api berlangsung dramatis dan penuh risiko.
Beberapa petugas damkar mengalami luka-luka akibat terpeleset di permukaan yang licin oleh genangan minyak serta hawa panas yang menyengat dari lokasi kebakaran.
Baca Juga: 629 Guru Agama Belum Kantongi Sertifikasi, Kemenag Targetkan Seluruhnya Tuntas Tahun 2027
“Kami tidak bisa mendekat ke titik api. Hawa panas dari minyak sangat ekstrem. Kami hanya bisa menyemprot bangunan di sekelilingnya agar api tidak menyebar,” ungkap salah satu petugas damkar di lokasi.
Akibat kondisi medan yang berbahaya, dua petugas Disdamkarmat Medan dilaporkan mengalami luka ringan. Kepala Disdamkarmat Medan, Muhammad Yunus, mengonfirmasi kejadian tersebut.
“Dua petugas kami mengalami luka ringan karena terperosok ke drainase saat melakukan pemadaman. Mereka sudah dirawat di RSUD H. Bachtiar Djafar,” jelas Yunus.
Baca Juga: Polisi Sebut Kasus Pelecehan Oknum Guru SMAN 4 Kota Serang Sudah Naik Penyidikan
Peringatan Akan Risiko Kebakaran di Pabrik Pengolahan
Kebakaran besar ini menjadi pengingat akan tingginya risiko kebakaran di fasilitas industri yang menyimpan material mudah terbakar, seperti minyak sawit.
Selain itu, kejadian ini menyoroti pentingnya keselamatan kerja bagi para petugas pemadam kebakaran yang berjibaku di garis depan.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Pihak berwenang terus melakukan evaluasi serta investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kebakaran dan menilai kerusakan yang terjadi. ***

