POJOKSATU.id, SKUAT PSMS Medan kembali menelan hasil pahit di tengah perburuan poin demi tiket 8 Besar Liga 2. Ini setelah skuat Nil Maizar itu kalah dari PSPS, Sabtu sore, 4 Januari 2025.
Bertanding di Stadion Kaharuddin Nasution, PSMS kalah 0-1 lewat gol tunggal pemain PSPS yaitu Noriki Akada pada menit-65.
Hasil ini membuat PSMS turun satu peringkat ke posisi 4 klasemen sementara Grup 1 Liga 2 Musim 2024/2025, dengan 23 poin dari 15 kali tanding (6 menang, 5 seri dan 4 kalah).
PSPS yang meraih tiga poin langsung naik ke posisi 2 dengan 26 poin, dan PSKC yang telah menyelesaikan laga pekan ke-15, turun ke peringkat 3 dengan 24 poin.
Baca Juga: Sosok Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Ternyata Usianya Masih 34 Tahun, Status Lajang
Dengan menyisakan satu laga lagi, maka nasib PSMS sangat bergantung dengan hasil pertandingan ke-16 atau pamungkas penyisihan Grup 1 antara PSKC kontra Persikota, yang berlangsung besok, Minggu, 5 Januari 2025.
Jika, PSKC menang, maka PSMS dipastikan gagal ke 8 Besar. Karena, akan mengemas 27 poin, tak akan terkejar lagi. Meski, pada laga terakhir PSMS lawan Sriwijaya FC (pekan depan) berakhir dengan kemenangan (total poin 26).
Namun, jika besok PSKC kalah atau seri, maka PSMS masih bisa berpeluang ke 8 Besar dengan syarat memenangkan laga pamungkas lagwa Sriwijaya FC di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam.
Baca Juga: Sibolga-Nias Jadi Tempat Favorit Masyarakat Sumut Libur Nataru 2025, Segini Data Lonjakan Penumpang
Jika skenario ini terjadi, maka wakil grup 1 ke 8 Besar adalah Persiraja, PSPS dan PSMS. Namun, jika besok PSKC menang, maka yang lolos Persiraja, PSKC dan PSPS.
Dan, jikapun PSPS kalah pada laga terakhirnya, dan PSMS menang, kedua tim sama-sama mengemas 26 poin, namun Ayam Kinantan tetap kalah head to head dari tim Pekanbaru itu.
Kekalahan PSMS dari PSPS hari ini juga membuat skuat Nil Maizar itu paceklik kemenangan dalam tiga laga beruntun. Dimana, dua laga home sebelumnya terbuang sia-sia karena imbang 1-1 lawan Dejan FC dan kalah 1-2 dari Persiraja.
Meski hasil tak sesuai harapan, Pelatih PSMS, Nil Maizar, mengapresiasi perjuangan skuatnya.
Baca Juga: Umumkan Kehamilan, Mahalini Pamer Foto Baby Bump, Rizky Febian : Minta Doanya Buat Istri Aku
“Hari ini hasilnya tidak bagus buat kita, tapi secara permainan anak-anak luar biasa. Mereka mengeluarkan seluruh kemampuan selama 2x45 menit, terutama di 25 menit terakhir babak kedua, kita menguasai pertandingan. Hanya saja, kami gagal mencetak gol,” ujarnya dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Nil Maizar mengomentari gol tunggal tuan rumah yang dicetak Noriki, yang membuatnya mengganti sang kiper Fakhrurrazi Quba dengan Abdul Rochim.
“Gol PSPS itu karena kesalahan teknis. Seharusnya Fakhrurrazi lebih tenang melihat situasi. Ini hanya masalah teknis saja. Tapi, di level ini, hal seperti itu seharusnya tidak terjadi,” jelasnya.
Baca Juga: Kepsek Harus Tahu Ide Ini! Cara Sekolah Menerapkan Program Wajib 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Selepas ini, Nil Maizar ingin skuatnya fokus ke laga pamungkas penyisihan grup 1 lawan Sriwijata FC.
Dia meyakini peluang timnya untuk merengkut tiket 8 Besar tidak sepenuhnya tertutup.
“Ini kan pertarungan empat tim, Bekasi (FC Bekasi City), (PSKC) Cimahi, kita (PSMS), PSPS. Masih ada peluang, tergantung hasil pertandingan terakhir. Kita akan fokus melawan Sriwijaya, semoga anak-anak bisa memberikan hasil terbaik,” tegasnya.
Pemain PSMS, Izmi Hatuwe, juga mengungkapkan rasa kecewanya atas kekalahan ini.
“Pertandingan hari ini sangat sengit. Kami sudah berjuang keras, tapi mungkin hasilnya belum berpihak. Ini sepak bola, ada kalah menang. Tapi semangat tim tetap luar biasa,” ujarnya. ***
