POJOKSATU.id, DELISERDANG-Skuat PSMS Medan menutup musim ini dengan kekalahan 1-2 dari PSIM Yogyakarta di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu, 3 Februari 2024.

Kekalahan ini memupus harapan PSMS Medan untuk memberikan kado indah kemenangan untuk suporter tim Ayam Kinantan.

Pada pertandingan ini, di babak pertama PSMS membuka peluang pada menit ke-17 setelah tembakan Rido Syuhada menerpa mistar gawang.

Baca Juga: Rekor Buruk di Sada Sumut : Tak Pernah Menang, Kebobolan 20 Gol, Degradasi, Coach Yoyok Tegaskan Penyebabnya Kualitas Pemain

Dua menit kemudian, giliran Ichsan Pratama yang memberi ancaman ke gawang lawan. Namun, tendangannya belum tepat sasaran.

PSIM yang lebih banyak menunggu di wilayahnya, mengambil celah dengan serangan balik yang cepat.

Terbukti, gawang PSMS berhasil dibobol lewat sontekan I Nyoman Surakarta pada menit ke-21.

Baca Juga: Meski PSDS Degradasi ke Liga 3, Imam Faisal Apresiasi Perjuangan Skuatnya Musim Ini

Setelah unggul, PSIM kembali bermain sedikit tertutup. PSMS pun kesulitan menembus kotak penalti PSIM. Pada menit ke-35, PSMS punya peluang terbaik lewat Sandeni Sidabutar.

Menerima umpan terobosan dari Ichsan Pratama, tembakan Sandeni dari jarak dekat justru melebar. Setelah itu, Sandeni ditarik keluar digantikan Guntur Triaji.

Tak ada gol tambahan tercipta hingga babak pertama usai, PSMS tertinggal 0-1.

Baca Juga: Senang dengan Dukungan Penggemar di Medan, Quintin Dove Antusias Jelang Game Rajawali Lawan Dewa United Banten

Pada babak kedua, PSMS harus bermain dengan 10 pemain setelah Azis Hutagalung mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-69.

PSIM yang memiliki kelebihan pemain memanfaatkan dengan mencetak gol lewat Sheva Maresca pada menit ke-75.

Empat menit kemudian, PSMS berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79 lewat pemain pengganti winger sayap muda Gunawan Sihaloho.

Gol ini langsung mengubah kedudukan menjadi 1-2 yang sekaligus menutup laga ini.

Baca Juga: Ingin Akhiri Musim Ini dengan Kesan Baik, PSMS Targetkan Kemenangan Perdana di 12 Besar Lawan PSIM

Pada pertandingan ini, Caretaker Pelatih PSMS, Legimin Raharjo memasukkan pemain muda, Reyki Fariz pada menit ke-78.

Ini adalah debut pertama Reyki pada musim ini. Namun, di saat yang bersamaan dia mendapatkan kartu kuning perdananya bersama PSMS, karena kesalahan saat masuk lapangan pergantian pemain.

Dengan kekalahan ini, maka sepanjang enam laga di babak 12 Besar Liga 2, PSMS belum pernah sekalipun meraih kemenangan.

PSMS finis di dasar klasemen Grup X dengan empat kali kalah dan dua kali seri dengan dua poin.

Dari grup X ini, Semen Padang dan Persiraja lolos ke semifinal Liga 2, sedangkan PSMS tetap sebagain kontestan Liga 2 dan gagal ke Liga 1. ***