POJOKSATU.id, DELISERDANG-Kekalahan PSDS Deliserdang 1-2 dari Persiraja Banda Aceh, Sabtu, 14 Oktober 2023, berbuntut panjang. Ini setelah, Susanto mundur dari kursi pelatih PSDS.
Susanto mundur dari kursi pelatih PSDS, karena merasa kekalahan lawan Persiraja di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang, dan laga-laga sebelumnya adalah tanggung jawabnya.
Susanto mundur dari kursi pelatih PSDS dengan mengucapkan permintaan maaf ke semua orang pendukung tim berjuluk Traktor Kuning.
"Saya mengucapkan ribuan maaf kepada para stake holder PSDS Deliserdang. Ini namanya sepak bola ada menang, kalah dan seri. Ada beberapa pertandingan ini diluar ekspektase bahwasanya target kita gagal," ujarnya usai pertandingan.
Baca Juga: Akui NOAH Bakal Vakum Mulai 2024, Ariel Ingin Jalani Hidup seperti Reza dan Uki, Hijrah?
"Dan saya siap bertanggung jawab terhadap hasil ini. Dan saya umumkan juga terakhir bahwanya saya akan mengundurkan sebagai staf pengurus Deliserdah, karena tanggung jawab saya sebagai head coach, berarti gagal membawa tim ini lebih baik," sambungnya.
Dia menegaskan ini merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih dan menjadi kewajibannya. Dan, dia menekankan bahwa pemainnya sudah berjuang semaksimal mungkin.
"Kalau pemain sudah berusaha semaksimal mungkin, apapun itu saya pelatih bertangung jawab soal itu. Saya kecewa dengan hasil di beberapa pertandingn ini. Dan itu konsekwensi saya sebagai pelatih," jelasnya.
Susanto berharap ke depannya PSDS bisa lebih baik. "Dan insyaAllah ke depan kitaa bertemu lagi dalam sepak bola, sepak bola ruang lingkupnya kecil, kita akan berhubungan di lain waktu," ucapnya.
Baca Juga: Perang Gaza
Soal performa timnya yang down di beberapa pertandingan, Susanto juga berharap ini yang terakhir kalinya.
"Kalau menurut saya mungkin ada beberapa faktor, motivasi anak-anak dalam pemain. Gairahnya dalam sebuah pertandingan itu lah sepak bola ada naik turunnya performa, mungkin itu yang terakhir kami lakukan dalam menghadapi tim ini," sebutnya.
Dia menampik ada masalan lain atas keputusannya mundur. "Tidak ada, ini tanggung jawab saya sebagai head coach," lanjutnya.
Baca Juga: Pelaku Tindak Bullying Mahasiswi di UIN Jambi Minta Maaf, Pihak Kampus Beri Penjelasan
"Semoga PSDS bisa lebih baik lagi dengan head coach yang baru, dan PSDS tetap jaya selalu," pungkas Susanto. ***
