POJOKSATU.id, SUMUT - Pada September 2023, gubernur dari empat Provinsi di Pulau Sumatera ini akan mengakhiri masa jabatannya sebagai kepala daerah.
Keempat provinsi tersebut adalah Sumatera Utara (Sumut), Riau, Sumatera Selatan (Sumsel) dan Lampung.
Selama lima tahun menjabat, para gubernur ini secara rutin melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sehingga masyarakat dapat mengetahui aset apa saja yang bertambah dan berkurang pada daftar harta kekayaan mereka, selama menjabat sebagai kepala daerah.
Baca Juga: Penutupan Jalan KH Dewantara Ciputat Ditunda, Ini Penjelasan Dishub dan DSDABMBK Kota Tangsel
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN), berikut harta kekayaan 4 gubernur di kawasan Pulau Sumatera yang jabatannya akan habis pada September 2023:
1. Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi
Edy Rahmayadi tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 16 miliar, tepatnya Rp 16.298.687.262.
Hal ini berdasarkan laporan yang disampaikan Edy Rahmayadi pada 2 Februari 2023 lalu.
Kepemilikan aset berupa tanah menyumbang sebagian besar harta kekayaan Edy Rahmayadi. Purnawirawan TNI AD itu mempunyai 11 bidang tanah yang berada di Deli Serdang, Kampar, Bogor, dan Medan.
Baca Juga: Lebih Bisa Jadi Diri Sendiri di Weverse, Jungkook BTS Belum Mau Punya Akun Instagram Lagi
Dalam LHKPN itu, Edy Rahmayadi tercatat tidak memiliki satu pun kendaraan dan surat berharga.
Namun, ia memiliki aset berupa harta bergerak lainnya serta kas dan setara kas, masing-masing Rp 189.200.000 dan Rp 16.298.687.262.
2. Gubernur Riau, Syamsuar
Syamsuar juga akan mengakhiri masa jabatannya pada September 2023 mendatang. Ia memiliki harta kekayaan sebesar Rp 10 miliar, tepatnya 10.055.850.433.
Harta kekayaan ini berdasarkan laporan yang disampaikan Syamsuar pada 27 Februari 2023.
Baca Juga: Lebih Bisa Jadi Diri Sendiri di Weverse, Jungkook BTS Belum Mau Punya Akun Instagram Lagi
Dibanding pada tahun sebelumnya, harta kekayaan pria berusia 68 tahun ini mengalami kenaikan sekitar Rp 4 miliar.
Dari semula Rp 5.391.155.958 kemudian naik menjadi Rp 10.055.850.433.
Mantan Bupati Siak itu memiliki kas dan setara kas sebagai aset kekayaan terbesarnya yaitu Rp 6.798.193.201.
Sementara aset tanah yang dimiliki Syamsuar sebanyak 17 bidang dengan nilai Rp 2.587.622.200. Ke-17 tanah ini berada di Siak dan Pekanbaru, Riau.
Baca Juga: Penjelasan Polsek Pamulang soal Toko Kacamata 'Dibersihkan' 2 Maling sampai tak Bersisa
Di dalam garasinya, Syamsuar memiliki lima unit motor dan satu mobil dengan nilai Rp 518.785.032.
Aset lain yang dimiliki Syamsuar adalah harta bergerak lainnya sebesar Rp 151.250.000.
3. Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru
Harta kekayaan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru tercatat sebanyak Rp 40 miliar, tepatnya Rp 40.428.670.919.
Dari jumlah itu, sebagian besar aset yang dipunyai Herman Deru disumbang dari kepemilikan enam bidang tanah dengan nilai Rp 26.544.915.000
Baca Juga: Jalan KH Dewantara Ciputat Batal Ditutup, R2 dan R4 Mulai Selasa 25 Juli Mending Pilih Rute Ini
Herman Deru memiliki tanah yang berada di Palembang dan Ogan Komering Ulu Timur.
Di garasi eks Bupati Ogan Komering Ulu Timur itu hanya memiliki satu mobil senilai Rp 202.500.000.
Mantan PNS itu juga memiliki aset berupa harta bergerak lainnya sebesar Rp 4.384.897.413 serta kas dan setara kas sebesar Rp 9.296.358.506.
4. Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yang beberapa bulan lalu menjadi sorotan juga akan mengakhiri masa jabatannya pada September 2023.
Baca Juga: Dikritik Gegara Sering Kali Live Weverse sambil Mabuk, Ini Respon Jungkook BTS
Dalam LHKPN-nya, Arinal Djunaidi memiliki harta kekayaan sebesar Rp 22 miliar, tepatnya Rp 22.600.702.572.
Dari jumlah itu, sebagian besar disumbang dengan kepemilikan kas dan setara kas sebesar Rp 14.710.660.708.
Sementara kepemilikan tanah senilai Rp 7.090.120.000 ada di urutan kedua.
Arinal Djunaidi diketahui memiliki enam bidang tanah di Sleman, Bandar Lampung, Bogor, dan Tangerang.
Ia masih memiliki tiga mobil dengan nilai Rp 494.627.000 dan harta bergerak lainnya sebesar Rp 320.186.200.
Andai tidak memiliki utang sebesar Rp 14.891.336, maka harta pria berusia 66 tahun akan menjadi Rp 22.615.593.908. ***
Baca Juga: Toko Kacamata Milik Rafi di Pamulang Dikuras Maling Terekam CCTV, Tempat Sampah aja Diangkut

