POJOKSATU.id, BATUBARA-PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dengan menggelar operasi katarak gratis di fasilitas kesehatan Inalum.
Ini dilakukan Inalum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Inalum. Dimana, operasi katarak gratis itu untuk masyarakat lanjut usia (lansia) di sekitar wilayah operasional pabrik peleburan, baru-baru ini.
Program Inalum ini bertujuan untuk mengembalikan harapan dan kebahagiaan para lansia yang selama ini terhalang melihat indahnya dunia akibat penyakit katarak.
Sebanyak delapan peserta yang terdiri dari lansia penderita katarak menjalani operasi untuk 10 bola mata.
Baca Juga: Abaikan Omongan Haters, Aisar Khaled Minta Maaf Gegara Tak Bisa Ikuti Permintaan Fans Shipper Fuji
Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Seksi CSR PT Inalum dan Klinik Health Center PT Inalum. Tim medis dipimpin dr Budi Hariyanto, serta tenaga ahli mata dari Kota Medan.
Vice President Pemberdayaan Masyarakat Pabrik Peleburan Inalum, Ali Hasian Harahap, berharap operasi katarak gratis ini, bisa membantu warga lansia untuk melihat lagi dengan baik.
“Program operasi katarak gratis ini menjadi wujud nyata kepedulian PT Inalum terhadap masyarakat sekitar, terutama para lansia yang membutuhkan pengobatan ini, agar dapat kembali melihat baik dan menikmati keindahan pemandangan dunia sebagai hak setiap manusia,” ungkapnya.
Ali menuturkan, Inalum memiliki harapan besar bahwa, program ini tidak hanya membawa manfaat langsung kepada para lansia.
Baca Juga: PDIP Kritisi Koper Besar yang Dibawa KPK dari Rumah Hasto, Jangan Dramatisasi Berlebihan
"Tetapi juga menginspirasi banyak pihak untuk bersama-sama peduli terhadap kesehatan masyarakat,” sambungnya.
Ali mengatakan melalui langkah-langkah kecil namun berarti seperti ini, Inalum terus berupaya menjadi cahaya yang menerangi hidup masyarakat sekitar.
"Semoga cahaya kebaikan ini terus terpancar, seiring perjalanan panjang perusahaan di masa depan," ungakpnya.
Salah satu peserta operasi katarak, Misno (72), mengungkapkan rasa syukurnya setelah kembali bisa melihat dengan jelas.
“Setelah sekian lama kabur, akhirnya mata saya bisa melihat lagi. Terima kasih Inalum, ini hadiah terbaik dalam hidup saya,” ujarnya dengan tangis bahagia.
dr Budi Hariyanto yang memimpin pelaksanaan operasi menjelaskan, katarak sering kali menjadi penyebab utama kebutaan pada lansia.
"Dengan tindakan medis yang tepat, mereka bisa kembali melihat. Kami merasa terhormat menjadi bagian dari program ini bersama," jelasnya. ***
