POJOKSATU.id - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), anggota Grup MIND ID, mencatatkan kinerja keuangan dan operasional terbaik sepanjang lebih dari 50 tahun perjalanan perusahaan.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Kantor Inalum, Gedung Energi, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, 19 Juni 2026.
Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui lima mata acara, termasuk pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025, penggunaan laba bersih perseroan, serta perubahan susunan pengurus perusahaan.
Laporan keuangan Inalum memperoleh opini wajar dalam semua hal yang material dari Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja, firma anggota Ernst & Young Global Limited.
Baca Juga: Sudah Masuk Dapodik Belum Tentu Aman? Aturan Baru Ini Bisa Gugurkan Harapan Jadi ASN!
RUPS juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pelaksanaan tugas pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.
Corporate Secretary PT Inalum, Mahyaruddin A.R., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari transformasi operasional yang konsisten, peningkatan efisiensi, serta dukungan seluruh insan perusahaan dan Grup MIND ID.
"Kinerja terbaik sepanjang sejarah ini menjadi bukti bahwa strategi penguatan daya saing dan hilirisasi yang kami jalankan telah memberi hasil yang nyata," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 22 Juni 2026.
Selanjutnya, dari sisi keuangan, Inalum membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut didorong oleh peningkatan volume penjualan dan membaiknya harga jual komoditas.
Laba bersih konsolidasian tercatat tumbuh 15 persen secara tahunan, sementara EBITDA meningkat 17 persen, menjadikannya pencapaian keuangan terkuat sejak perusahaan berdiri.
Pada aspek operasional, Inalum mencatat produksi aluminium sebesar 280.082 metrik ton (mt) atau meningkat sekira 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, penjualan mencapai 280.141 mt atau naik sekira 1 persen secara tahunan. Kedua capaian tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Peningkatan kinerja operasional didukung oleh selesainya Proyek Pot Upgrading yang meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274.000 ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi ke arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.
Baca Juga: Emak-emak di Koja Dilempar Bom Molotov di Gang Sempit, Polda Metro Langsung Turun Tangan
Kinerja perusahaan juga tercermin dari aspek tata kelola dan kesehatan usaha. Inalum memperoleh tingkat kesehatan perusahaan kategori "AA" dengan klasifikasi "Sehat".
Perseroan juga mengantongi Final Rating idAA-/Stable dan Standalone Rating idA+(sa) dari PEFINDO. Sementara itu, pencapaian Key Performance Indicators (KPI) Kolegial Tahun 2025 tercatat sebesar 85,54 persen (audited), dengan Peringkat Komposit Risiko berada pada level 2.
Dalam penerapan Good Corporate Governance (GCG), tingkat adopsi prinsip ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) diproyeksikan meningkat menjadi 87,54 persen pada 2025, naik dari 81,01 persen pada tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut merupakan hasil tindak lanjut atas berbagai rekomendasi perbaikan tata kelola perusahaan.
Di bidang sosial dan lingkungan, Inalum menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terukur dan terintegrasi.
Sepanjang 2025, perusahaan menyalurkan beasiswa kepada 145 penerima, memberikan pelatihan kepada 110 guru, menanam 15.000 pohon mangrove, membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga lokasi, serta menyalurkan pendanaan bagi usaha mikro dan kecil.
"Program-program tersebut dijalankan melalui pendekatan Strategic Empowerment dan Strategic Engagement yang sejalan dengan praktik terbaik internasional," ungkap Mahyaruddin.
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Dewan Komisaris kini terdiri atas Musa Bangun (Komisaris Utama dan Komisaris Independen); Indra Simarta, Ali Said, Kardwiyana Ukar (Komisaris); Hari Soebagijo (Komisaris Independen).
Baca Juga: HAIKU Touring 'Ngabring Ka Garut', Nikmati Tadabur Alam dan Pererat Persaudaraan
Sementara jajaran Direksi dipimpin oleh Melati Sarnita (Direktur Utama); Ken Permana (Direktur Keuangan); Ivan Ermisyam (Direktur Operasi); Arif Haendra (Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial); Kemal Sudiro ( Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Bisnis).
Dengan susunan pengurus yang baru, Inalum optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan perusahaan, memperkuat hilirisasi aluminium nasional, serta memberikan kontribusi berkelanjutan bagi negara. ***
