POJOKSATU.id, MEDAN-Komite Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) merilis Hasil Sidang Kompetisi Liga Indonesia. Dimana, dua ofisial PSMS mendapat sanksi teguran keras.
Kedua PSMS yang disanksi Komdis PSSI adalah asisten pelatih tim berjuluk Ayam Kinantan, Legimin Raharjo dan pelatih kiper Dharma Bakti, berdasarkan hasil sidang tertanggal 3 Februari 2025.
Dilansir dari laman resmi PSSI, Selasa, 11 Februari 2025, Legimin Raharjo dan Dharma Bhakti dikenai sanksi saat insiden PSMS melakoni laga away ke kandang Nusantara FC, pada 30 Januari 2025.
Baca Juga: Gagal 'Sapu Bersih', PSMS Medan Takluk dari Sriwijaya FC di Palembang
"Jenis Pelanggaran: melakukan protes berlebihan kepada perangkat pertandingan dan menyebabkan pertandingan terhenti selama 12 menit. Hukuman teguran keras," jelas Komdis.
Seperti diketahui, pada laga ini babak playoff degdradasi grup H Liga 2 ini, PSMS sukses setelah mengalahkan Nusantara United dengan skor 1-0 di Stadion Kebo Giro, Boyolali.
Gol tunggal kemenangan PSMS dicetak oleh Imam Bagus pada masa injury time.
Pertandingan ini sempat diwarnai kericuhan hingga nyaris membuat PSMS memilih walk out.
Baca Juga: Komisi III Adukan Kasus Ted Sioeng ke KY Terkait Kasus Penggelapan: Penuh Rekayasa dan Fiktif
Terkait momen kontroversi pada laga ini, Pelatih PSMS, Nil Maizar, sempat memberikan respon usai laga.
Dia menilai wasit bertindak tidak fair dengan memberikan penalti ke tuan rumah. "Menurut Law of The Game, itu pelanggaran terhadap Antic, tapi wasit tidak meniup peluit. Sementara untuk penalti lawan, menurut kami itu bukan pelanggaran, tapi wasit sudah memutuskan dan kami terima," ungkap Nil Maizar.
Beruntung bagi PSMS, eksekusi penalti Nusantara United FC yang dilesatkan Vladimir Everton yang sempat masuk harus diulang karena wasit menganggapnya terlalu lama menendang. Pada percobaan kedua, kiper Fakhrurrazi Quba tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan lawan.
Sementara itu, sampai saat ini, PSMS telah memastikan bertahan di Liga 2 musim depan setelah memimpin grup H, sedangkan Nusantara United FC degradasi ke Liga 3. ***
