POJOKSATU.ID, MEDAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, mencatat sebanyak 54 jiwa dievakuasi karena banjir yang melanda.
Hujan terjadi sejak Minggu (12/1/2025) malam hingga Senin (13/1/2025), membuat dua kecamatan di Kota Medan terendam banjir, yaitu Kecamatan Marelan dan Medan Belawan.
Kepala BPBD)Kota Medan, Yunita Sari, mengatakan bahwa secara umum ketinggian genangan air di Kecamatan Medan Marelan berkisar 15cm-50cm.
"Terdapat wilayah terdampak genangan air dengan ketinggian diatas 50 cm. Diantaranya di Lingkungan 8, Lingkungan 13, dan Lingkungan 15 Kelurahan Terjun. Kemudian, genangan juga terjadi di wilayah disekitar Sungai Bedera. Hal ini diakibatkan luapan sungai Bedera yang tidak dapat menampung debit air yang tinggi," ucap Yunita Sari.
Ditambahkannya, banjir juga terjadi di Jalan Kapten Rahmad Buddin (Komplek Griya Pesona Minimalis).
Ketinggian air di kawasan ini membuat BPBD Kota Medan harus mengevakuasi 54 jiwa.
Baca Juga: Blak-blakan Akui Oplas Hidung di Thailand, Kirana Larasati : Aku Enggak Akan Alasan Bilang Sinus
"Di Komplek Griya Pesona Minimalis, BPBD Kota Medan mengevakuasi 54 orang yang terdiri dari 17 orang anak-anak, 4 bayi, 6 lansia, dan 27 orang dewasa," ujarnya.
Tak cuma di Medan Marelan, kata Yunita Sari, genangan air setinggi 15 - 50 cm juga terjadi di Kecamatan Medan Belawan.
Bukan hanya karena hujan, banjir yang terjadi di Medan Belawan juga terjadi karena adanya rob.
"Di Medan Belawan, genangan secara merata terjadi di wilayah Kecamatan Medan Belawan dengan ketinggian 15-50 cm. Untuk itu, Rumah Pompa sudah diaktifkan untuk mengurangi genangan yang terjadi," katanya.
Meskipun begitu, Yunita memastikan bahwa saat ini situasi sudah aman dan kondusif.
"Saat ini situasi aman dan kondusif," pungkasnya. ***

