POJOKSATU.ID, MEDAN - Kota Medan diguyur hujan deras sejak dini hari hingga siang hari pada Selasa (26/11/2024).
Akibatnya ratusan rumah di Kota Medan terendam banjir. Adapun wilayah yang terkena banjir adalah Kampung Aur Kecamatan Maimun, Perumahan Flamboyan Kecamatan Medan Tuntungan, dan Perumahan di Sei Sikambing, Kecamatan Sunggal.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan dan Kabupaten Deli Serdang segera mengevakuasi masyarakat yang terjebak banjir di Perumahan D Flamboyan, Kecamatan Medan Tuntungan.
Ada ratusan warga yang diangkut dengan perahu karet. Tinggi air yang menggenangi rumah ini mencapai 120-150 centimeter.
Seorang warga Perumahan De Flamboyan, Muhammad Sulaiman mengatakan rumahnya terendam banjir sejak pukul 01.00 WIB dini hari.
Awalnya kata pria yang akrab disapa Dedek itu, sebelum banjir, hujan sudah cukup lebat dan intens. Namun, air naik ke rumah setelah tanggul di area perumahannya jebol.
Baca Juga: UPDATE! BPS Jakarta Rilis Data Kondisi Ketenagakerjaan Menunjukkan Tingkat Angkatan Kerja Naik!
"Semalam sekitar pukul 01.00 WIB banjirnya. Sebelum itu hujan baru airnya naik karena tanggul jebol akhirnya air masuk ke rumah warga," ucap Dedek.
Dikatakannya ketinggian air yang masuk ke rumah sudah mencapai pinggang orang dewasa.
"Sebenarnya tahun 2020 itu terjadi banjir juga di sini tinggi air waktu itu sampai 3 meter. Ini masih kecil. Tapi baru ini terjadi lagi bajir," ucapnya.
Dijelaskannya, banyak warga yang mengungsi dan menyelamatkan diri pada saat air sudah mulai masuk ke rumahnya.
"Ada yang mengungsi banyak sudah menyelamatkan diri. sebagian air itu masuk ke atap rumah. Karena sudah masuk ke rumah warga naik ke rumah," terangnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan Yunita Sari mengatakan, banjir tersebut terjadi karena luapan air sungai dari gunung.
"Penyebab banjir karena di daerah gunung hujan cukup lebat," kata Yunita Sari.
Yuni menjelaskan, berdasarkan data sebanyak 565 rumah warga Kota Medan terendam banjir di beberapa Kecamatan.
"Itu di Kecamatan Medan Selayang 90 Rumah Medan Helvetia 170 rumah , Kecamatan Maimun 305 rumah yang terendam banjir." ujarnya. ***

