POJOKSATU.id, SUMUT - Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Hassanudin mendorong kepada daerah untuk melakukan pasar murah. Menurutnya, pasar murah terbukti dapat menahan laju inflasi, jika dilakukan secara masif.

“Kami juga mengajak Bulog, produsen dan distributor minyak goreng, gula, telur ayam juga dapat melakukan pasar murah yang langsung menyentuh konsumen akhir terutama masyarakat kelas bawah,” ujar Hassanudin, pada rapat rapat High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah Sumut, Kamis (7/3/2024).

Baca Juga: Jalur Distribusi Jadi Pemicu Harga Naik, Hassanudin Pastikan Pasokan Komoditas Pangan Aman dan Tercukupi Jelang Ramadan 2024 di Sumut

Selain itu, pada mudik Idul fitri 2024, Hassanudin juga mendorong program mudik gratis. Karena sektor transportasi juga termasuk salah satu pemicu inflasi.

“Untuk itu segera dipersiapkan dengan baik program mudik gratis, agar berjalan dengan baik, kita yakin akan dapat menekan laju inflasi yang diperkirakan pada momen hari raya akan mengalami kenaikan,” kata Hassanudin.

Pada Februari 2024, inflasi Sumut secara year on year (y-on-y) sebesar 2,50%. Sumut masuk 10 provinsi dengan inflasi terendah nasional. Sementara itu, inflasi nasional saat ini mencapai 2,75%.

Baca Juga: Caleg DPR RI Devara Putri Tersangka Pembunuhan Sempat Mampir di Kota Cirebon

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut I Gede Putu Wira mengatakan, ada beberapa komoditas penyumbang inflasi di Sumut termasuk beras, daging ayam dan cabai merah dan lainnya.

Oleh sebab itu, Wira pun memberikan beberapa rekomendasi. Mulai dari optimalkan pasar murah, manfaatkan fasilitasi distribusi pangan, pemberian subsidi ongkos distribusi pangan, hingga melakukan sidak pasar.

Pada kegiatan itu, turut hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Sumut Agung Setya Imam Effendi, Kepala daerah se-Sumut, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arief S Trinugroho, OPD Pemprov Sumut. ***