POJOKSATU.id, MEDAN-Tim Indonesia Basketball League (IBL) Rajawali Medan menggelar event 'Ngabubuhoops' untuk mendekatkan diri dengan komunitas basket.
Rajawali Medan menghadirkan tiga pemainnya, pebasket asing Quintin Dove serta anak Medan Ryan Mauliza dan pemain berdarah Batak Reza Butarbutar pada 'Ngabubuhoops'.
Game Director Rajawali Medan, Edi Hartono berharapa lewat 'Ngabubuhoops' yang digelar di kawasan Sei Belutu No. 101, pecinta basket lokal mengetahui ada tim Medan yang ikut IBL musim ini.
Baca Juga: Info PPPK Kemenag 2024, Formasi Penyuluh Agama Tuntas 100 Persen
"Dengan Ngabubuhoops, kami memerkenalkan Rajawali Medan ke komunitas-komunitas, terutama Streetball. Agar mereka bisa mengenal Rajawali Medan lebih baik," ujarnya, kepada wartawan.
Dia mengatakan secara histori, Rajawali Medan tim profesional kedua setelah delapan tahun lalu ada Angsapura Medan yang berlaga di kompetisi basket nasional.
"Kini ada Rajawali Medan sebagai tim pro di IBL. Dengan ini (Ngabubuhoops) mudah-mudahan baik pemain-pemain Rajawali bisa lebih dekat dengan komunitas basket yang ada di sini," jelasnya.
Baca Juga: Selamat! PPPK Bisa Menjadi PNS 2024, BKN Ungkap Syarat dan Prosedurnya
Dalam event ini, rangkaian acaranya selain talkshow dengan pemain Rajawali, juga ada game basket, three on three, 3 point shoot.
Edi mengatakan pemenang game mendapatkan tiket nonton gratis pertandingan Rajawali melawan Satya Wacana di GOR Unimed pada Minggu, 23 Maret 2024.
Pada pekan ini, Rajawali melakoni dua laga home seperti biasa, tanggal 21 Maret 2024 akan menghadapi Bali United sebelum melawan Satya.
Edi berharap dengan kegiatan Ngabubuhoops, semakin banyak fans yang datang mendukung langsung ke venue.
Baca Juga: Empat Makanan Khas Sumut yang Jadi Primadona saat Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan
Sejauh ini, Rajawali sudah melakoni empat laga home dengan antusis penonton yang lumayan bagus.
Dari penjualan tiket lumayan, Rajawali berada di urutan 6 besar, karena kapasitas venue juga lumayan memadai dengan 1800 penonton.
"Penjualan tiket rata-rata 70 persen per game. Paling rame di laga home ke-2 dan ke-3 menghadapi Dewa United dan Pelita Jaya," jelasnya.
Saat ini, Rajawali ada di posisi ketiga dengan 6 kemenangan dan 4 kali kalah. Dukungan penonton diyakini akan menambah semangat tim.
"Kita targetkan mudah-mudahan perebutan posisi playoff. Bali United cuma kalah sekali. Mudah-mudahan dengan main di home sendiri, kami bisa meraih kemenangan," ungkapnya.
Baca Juga: IBL 2024 : Super Sengit, Rajawali Medan Sukses Kandaskan RANS Simba Bogor
Pemain asing Rajawali Medan Quintin Dove menambahkan dalam talkshow bahwa menyukai Kota Medan, dan sudah dianggapnya seperti rumah.
"Kota ini seperti rumah, dan mereka selalu memberikan support. Kalian harus datang dan terus mendukung Rajawali Medan," ujarnya.
Begitu juga disampaikan Ryan Mauliza. Dia ingin pecinta basket ikut antusias dengan adanya klub Medan di IBL.
"Dengan adanya Rajawali Medan ini kita pemain Medan sudah punya tujuan. Kalau dulu kan sampai kelompok umur, sampai sekolah saja. Liga mahasiswanya enggak ada," jelasnya.
"Sekarang sudah ada tim profesionalnya jadi harus terus giat berlatih lagi karena semuanya punya kesempatan kok dan pemain Sumatera enggak kalah dari pemain-pemain dari Pulau Jawa," ujar pemain berposisi shooting guard alumni SMA Methodist Medan ini. ***
