POJOKSATU.id, MEDAN - Menjelang perayaan Imlek tahun 2024, masyarakat Tionghoa di Kota Medan selalu berburu makanan tradisional setiap tahunnya.
Salah satunya adalah Kue Bakul Merbau yang sudah ada sejak tahun 1970-an.
Kedai kue satu ini berada di Jalan Merbau No. 11/7, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.
Baca Juga: Bank bjb Hadirkan Program Gebyar Tandamata, Dapatkan Cashback Hingga 6.50%
Kue Bakul Merbau legendaris ini merupakan sebuah usaha musiman yang selalu ada disetiap momen menjelang Imlek.
Usaha turun-temurun ini dilanjutkan oleh Generasi Keempat Iwan Sanjaya dan Mardian Sanjaya. Kakak-beradik ini melanjutkan tongkat estafet usaha Kue Bakul Merbau yang telah dirintis Keluarga sejak tahun 1970-an.
"Mulai usaha dari tradisi keluarga ya, dari turun - temurun kakek buyut dari tahun 1970-an sampai dengan sekarang," kata Iwan.
Baca Juga: Bobby Nasution Apresiasi Bantuan Kementan ke Poktan Kota Medan
Filosofi Kue Bakul
Namanya kue bakul. Dalam bahasa Hokkien disebut tie koe. Penganan ini terbuat dari tepung pulut dan gula, menu khas bagi warga Tionghoa dalan jamuan makan malam Imlek.
Bakul berbentuk silinder bercita rasa manis dan lembut.
“Kue ini wajib ada tiap Imlek. Nggak ada kue ini, nggak Imlek,” ujar Iwan.
Kue bakul diakuinya wajib tersaji. ”Kue bakul ini memiliki arti keakraban dan harmonis, juga tahan lama,” ujarnya.
Kue bakul, akrab dilambangkan dari rasa manis karena penganan ini berbahan gula. Kelembutan dari bakul mewakili rasa harmonis.
Selain kue bakul, makanan yang disajikan di malam pergantian tahun itu adalah nyen-nyen yuyi dan kien.
”Nyen-nyen yuyi adalah ikan dimaknai keberkahan, kien adalah daging cincang, bagi keyakinan kami melambangkan padat dan bermakna,” kata dia.
Proses memasak tie koe butuh waktu 12 jam.
”Memasaknya hanya dikukus,” imbuh Iwan. Sebelum dikukus, tepung pulut dan gula lebih dulu diadon. Setelahnya dimasukkan ke dalam wadah cetak. ”Kalau saya menggunakan daun pisang,” kata dia.
Mendekati Imlek, Iwan disibukkan oleh pesanan konsumen.
Iwan menuturkan Kue Bakul Merbau tipe daun lebih diminati konsumen karena aroma daun pembungkusnya lebih wangi.
"Konsumen lebih tertarik dengan Kue Bakul Merbau tipe daun karena lebih wangi. Soal harga Kue Bakul Merbau tipe plastik mulai dari Rp 50 Ribu per kotak, dan untuk Kue Bakul Merbau tipe daun mulai dari Rp 60 Ribu per kotak," kata Iwan. ***

