POJOKSATU.id, PANYABUNGAN—Seorang pasien rumah sakit bernama Belfrit Aritonang (40) gantung diri di kamar perawatan di RSUD Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Pasien RSUD yang berasal dari Desa Kampung Baru, Panyabungan Utara, ini tewas gantung diri di ruangan Melati 3, Rabu (30/10/2024) siang sekitar pukul 12.15 WIB.

Belum jelas penyebab pasien ini gantung diri. Namun dari keterangan pegawai rumah sakit, korban menderita gangguan jiwa dan dirawat mulai Senin (27/10/2024) lalu.

Kronologi penemuan jasad korban berawal dari anak PKL yang hendak melakukan pengecekan tekanan darah kepada pasien.

Baca Juga: Deretan Mantan Menteri Era Jokowi yang Tersandung Korupsi, Terbaru Ada Tom Lembong

Anak PKL bernama Elisa ini menemukan pasien Belfrit Aritonang dengan kondisi leher terikat ke pelapon menggunakan sprei kasur yang ada di kamar.

Mengetahui kondisi tersebut, Elisa lalu bergegas melaporkan kejadian ini ke pegawai rumah sakit yang berjaga di Ruangan Melati, dan pihak rumah sakit melaporkan peristiwa ini ke polisi.

Menurut pegawai rumah sakit, pasien itu sudah menjalani perawatan selama dua hari di kamar Melati 03 RSUD Panyabungan.

Baca Juga: Anies Tanggapi Penangkapan Tom Lembong, Langsung Viral, Kami Ingin Negeri Ini Membuktikan UUD 45

“Awalnya korban dikabarkan belakangan ini sering meresahkan masyarakat sehingga dilakukan perawatan dalam dua hari ini,“ ujar pegawai rumah sakit ini.

Plh Kasi Humas Polres Madina, Ipda Bagus Seto membenarkan penemuan pasien rumah sakit yang gantung diri di RSUD Panyabungan ini.

“Korban atas nama Belprit Aritonang (40), warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara,“ tulis Ipda Bagus Seto.***