POJOKSATU.ID, SUMUT - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) akan menggandeng sekolah-sekolah untuk mencegah maraknya aksi geng motor.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, menambahkan jika dilakukannya pendekatan preventif ini dapat mencegah aksi geng motor.
 
"Salah satunya adalah dengan melibatkan sekolah dalam pembinaan anak-anak yang terindikasi terlibat dalam geng motor," kata Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Jumat (27/9/2024).

Baca Juga: 5 Spot Melamun di Bogor yang Jadi Surga Bagi Kaum Introvert, Dekat dengan Perkotaan tapi Jauh dari Kebisingan

Dalam hal menangani anggota geng motor yang masih berusia di bawah umur, Kapolda mengusulkan kolaborasi dengan sekolah untuk memberikan bimbingan.

"Kami akan membuat surat kepada kepala sekolah untuk membina anak-anak yang terlibat agar tidak kembali kepada pergaulan buruk," jelas Kapolda.

Kapolda Sumut berharap dengan pendekatan yang humanis, anak-anak tersebut dapat kembali ke jalan yang benar.

Baca Juga: Sinyal PDIP Gabung, Prof Sugianto : Tidak Ada Kontrol DPR pada Kebijakan Prabowo-Gibran

"Untuk kasus geng motor, polisi akan melakukan tindakan persuasif terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan tegas," ujar Kapolda.

Kapolda juga menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku kejahatan, terutama mereka yang melakukan tindakan kekerasan.

"Namun, penegakan hukum tetap mengedepankan asas kemanusiaan," tegasnya. ***