POJOKSATU.id, MEDAN-Manajemen PSMS dikabarkan belum melunasi gaji pemain PSMS sesuai masa kontrak, padahal kompetisi Liga 2 telah berakhir.

Manajemen PSMS diwakili Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja, menjawab kabar belum membayar gaji pemain dan pelatih tersebut.

King-sapaan Julius Raja, membantah kabar yang menyebutkan bahwa sejumlah pemain PSMS Medan belum menerima gaji mereka.

"Ini juga perlu diluruskan. Pemain dalam kontraknya sampai bulan Maret, dan itu kewajiban yang harus kita penuhi," jelasnya, Jumat, 21 Februari 2025.

Baca Juga: Minta Maaf usai PSMS Gagal Promosi ke Liga 1, Dirut PT KIM Tegaskan Ayam Kinantan Tidak untuk Diperjualbelikan

"Saat ini masih bulan Februari. Beri kami waktu untuk menyelesaikan kewajiban tersebut dengan cara apa pun. Lagian, kita tetap membayar walaupun mereka tidak bermain lagi karena kompetisi sudah berakhir," ungkapnya.

King juga mengonfirmasi bahwa semua pemain asing PSMS Medan telah dipulangkan ke negara masing-masing dan sisa gaji mereka akan dibayarkan bulan depan.

"Pemain asing sudah pulang dan sisa gaji mereka akan kita selesaikan bulan depan," ujar King.

Baca Juga: Profil Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri yang Disebut Politisi Berpengaruh di Indonesia

Dia mengakui bahwa mengelola klub profesional bukanlah tugas mudah, terutama dari sisi finansial.

"Untuk mengarungi kompetisi Liga 2 itu setidaknya butuh dana sekitar Rp12 miliar. Sementara masukan sponsor dan subsidi PT LIB selaku penyelenggara kompetisi hanya sekitar Rp5 miliar. Bayangkan setiap musim harus menyiapkan anggaran Rp7 miliar," terangnya.

Sebelumnya, King dan Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) selaku pengelola PSMS Medan, Arifuddin Maulana Basri menyampaikan permintaan maaf, karena gagal membawa PSMS promosi ke Liga 1.

Baca Juga: Tak Ikut Retreat Seperti Instruksi Megawati, Oloan Paniaran Nababan: Stanby On Call di Magelang

Permintaan maaf itu juga terkait adanya komunikasi yang kurang berjalan baik antara manajemen PSMS dan media.

Menurut King, Arifuddin harus bekerja keras agar PSMS Medan tidak terdegradasi serta memastikan hak-hak pemain, pelatih, dan ofisial tetap terpenuhi.

"Kami menyadari banyak kekurangan selama ini terutama dalam hal komunikasi. Karena kondisinya seperti itu, Ari ini anak muda penuh tekanan," ungkapnya. ***