POJOKSATU.id, PSMS Medan untuk kesekian kali gagal memperbaiki catatan buruk tak pernah menang lawan tim luar Sumatera Utara (Sumut), usai kalah 1-2 dari PSIM di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Jumat, 12 Januari 2024.

Ya, dari awal musim hingga tuntas putaran kedua Grup 1 dan menjalani babak 12 Besar Liga 2, PSMS belum pernah menang lawan tim luar Sumut.

Sejauh ini, hanya dua tim Liga 2 asal Sumut yaitu PSDS dan Sada Sumut yang berhasil PSMS kalahkan.

Usai lawan PSIM, pemain PSMS meminta maaf karena untuk kesekian kali gagal meraih kemenangan. Bahkan, pekan lalu di partai perdana babak 12 Besar Liga 2, PSMS hanya bermain imbang lawan Persiraja di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam.

Baca Juga: Usai Kalah dari PSIM, Manajemen PSMS Medan Resmi Berhentikan Miftahudin Mukson dari Jabatan Pelatih

"Saya mewakili teman-teman yang lain mengucapkan mohon maaf atas kekalahan pada sore hari ini. Ke depan, kami akan evaluasi dan bekerja lebih keras lagi," ujar bek PSMS, Joko Susilo dalam konferensi pers usai laga mendampingi pelatih Miftahudin Mukson, sebelum dipecat manajemen beberapa jam berikutnya.

Joko juga berterima kasih atas atmosfer tuan rumah sepanjang laga di Stadion Mandala Krida. "Selamat buat PSM terima kasih," tegasnya.

Sementara itu, Miftahudin Mukson sempat mengatakan dirinya kaget PSIM memainkan taktik berbeda seperti yang diprediksinya.

Baca Juga: Menangis usai Timnya Kalahkan Persikab, Pelatih PSDS : Maaf, Saya Cengeng, Saya Bangga Anak-anak Bertarung Sampai Menit Akhir

Karena, dalam prediksinya PSIM akan main dengan direct ball saat main home. Namun, ternyata tidak pada hari ini.

"Ini memang taktikal yang disiapkan oleh Mas Kas (Kas Hartadi, pelatih PSIM), tapi kami sudah dapat semua analis tentang PSIM dari match pertama sampai terakhir lawan Semen Padang. Saya hanya kaget saja, main di home tetap dengan konsep yang sama pada saat away ke Padang," tuturnya.

"Padahal sebelumnya saya lihat di penyisihan grup itu, Mas Kas selalu terbuka ada direct ball segala macam dan kami sudah antisipasi tapi ya ini," sambungnya.

Dua gol PSIM ke gawang timnya, diakui Miftahudin, satu gol karena standar situasi dan satu lagi karena open play.

Baca Juga: Akhiri Paceklik Kemenangan, PSDS Berhasil Raih Tiga Poin dengan Dramatis Lawan Persikab Bandung

"Yang tidak bisa diantisipasi karena pemain saya banyak ball watching tidak melihat pemain yang masuk dari second line. Dan ini catatan-catatan yangkita akan perbaiki ke depannya," ungkapnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih ke pemainnya yang sudah bertanding dan bekerja keras hingga menit akhir. "Pemain saya sudah kerja keras memang hasil tidak berpihak kami, tapi kami berusaha sampai menit akhir pun tetap berusaha untuk mendominasi," bebernya.

"Dan, ini sepak bola. Kalau sudah dua kali (belum menang) mudah-mudahan nanti ketiganya berpihak ke kami," ujarnya.

Sayangnya, Miftahudin Mukson tidak akan mendampingi timnya ke pertandingan ketiga Babak 12 Besar karena resmi dipecat malam ini. ***