POJOKSATU.id - Skuat PSMS Medan tak juga mampu memetik kemenangan usai kalah dengan skor 0-1 dari Garudayaksa di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu, 11 April 2026.
Padahal PSMS unggul jumlah pemain sejak injury time babak pertama. Satu-satunya gol tuan rumah pada laga ini dicetak oleh Everton pada menit ke-7.
Usai laga, Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Pasalnya, timnya terlalu banyak membuang peluang gol.
“Kami kecewa dengan hasil ini karena tadi banyak peluang dan tidak bisa bikin gol. Kita bermain dengan keunggulan pemain, tapi tidak maksimal. Secara pribadi saya sangat kecewa,” ujarnya.
Eko sampai tak bisa berkata-kata lebih panjang dengan hasil ini, karena Ayam Kinantan mendominasi jalannya pertandingan, tapi ujungnya tak sesuai harapan.
“Harusnya kita bisa menguasai pertandingan. Tapi hasil berkata lain. Lawan bisa mencetak gol dan inilah sepak bola. Ini jadi bahan evaluasi kami,” ungkapnya.
Eko menilai, setelah Garudayaksa bermain dengan sembilan pemain, mereka memilih bertahan total dan mengandalkan serangan balik, yang membuat PSMS kesulitan membongkar pertahanan.
“Selepas mereka sembilan pemain, mereka bermain sangat dalam dengan lima pemain belakang dan mengandalkan counter attack. Kita kesulitan menembus, padahal ada peluang,” tuturnya.
Pun demikian, meski kecewa, Eko menegaskan tak ingin berlarut dan timnya harus segera bangkit, mengingat masih ada tiga pertandingan tersisa.
Baca Juga: Sengaja Menginjak Kitab Suci Alquran, 2 Pekerja Salon di Lebak Ditetapkan Tersangka Penistaan Agama
“Kita harus sapu bersih tiga laga sisa, dua di kandang dan satu tandang,” tegasnya.
Senada dengan sang pelatih, pemain PSMS Jodi Kurniady juga mengungkapkan rasa kecewa atas hasil tersebut.
“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan, tapi hasilnya belum sesuai harapan. Kami akan berbenah lagi ke depan,” katanya.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi PSMS, terutama karena gagal memanfaatkan keunggulan pemain di dua laga terakhir. Sebelumnya juga tak bisa meraih kemenangan atas Persikad dengan situasi yang sama.
Evaluasi menyeluruh pun menjadi pekerjaan rumah besar sebelum menghadapi dua laga kandang dan satu tandang agar bisa bertahan di Championship.
Baca Juga: Beasiswa LPDP–UCD 2026 Dibuka hingga 4 Mei, Kuliah S2 di Irlandia Gratis 12 Bulan, Simak Cara Daftar
Dengan ini maka, total empat laga beruntun PSMS paceklik kemenangan. Tiga pertandingan sebelumnya dituntaskan dengan dua kali seri dan sekali kalah.
Pekan lalu, PSMS Medan gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat melawan Persikad Depok di Stadion Pakansari, Minggu sore, 5 April 2026, dengan hasil seri 2-2.
Kemudian, imbang 2-2 lawan PSPS Pekanbaru di Stadion Utama Sumatera Utara (Sumut) pada 28 Maret 2026., kembali pupus. Ini setelah bermain imbang 1-1 pada laga yang berlangsung Jumat malam, 28 Maret 2026.
Dan, PSMS kalah dari Persekat Tegal dengan skor 0-2 di Stadion Tri Sanja, pada 21 Februari 2026. ***
