POJOKSATU.ID, SUMUT - Calon gubernur nomor urut 02 Edy Rahmayadi menyentil rivalnya calon gubernur nomor urut 01, Bobby Nasution terkait koordinasi program daerah yang langsung ke Menteri dan melangkahi Gubernur.
"Program itu memang sudah diatur, tidak boleh keluar dari RPJPN. Kedua memfasilitasi, menjumpai DPR RI, DPD, kenyataannya saat anda menjadi Wali Kota saja langsung ke Menteri, tidak melalui DPR," ujar Edy Rahmayadi, pada debat ketiga, Rabu (13/11/2024).
Untuk diketahui RPJPN adalah Rencana Pembangunan Jangan Panjang Nasional yang menjadi acuan bagi setiap kepala daerah merancang program kerja.
Baca Juga: Mengejutkan Sosok Kapolda Papua Tengah Brigjen Alfred Papare Ternyata Cucu Pahlawan Nasional
Edy Rahmayadi menambahkan hal itu diketahuinya saat ia berkoordinasi dengan DPR RI.
"Saya berkoordinasi ke Komisi 5, Komisi 2, bukan langsung ke Menteri. Wali Kota harusnya melalui Gubernur, karena perwakilan daerah. Anda langsung ke Menteri," jelas Edy Rahmayadi.
Menanggapi hal itu, Bobby Nasution pun meminta maaf karena melangkahi Edy Rahmayadi saat menjadi Gubernur.
"Setau saya, yang saya sebutkan tadi adalah program dari Presiden Prabowo dan Gibran itu dari yang berikutnya. Kalau tadi Pak Edy sampaikan pas saya jadi Wali Kota, saya mohon maaf karena melangkahi bapak sebagai Gubernur," ujar menantu Jokowi itu.
Bobby juga menambahkan jika Edy Rahmayadi pun pernah memintanya sebagai Wali Kota untuk menjumpai Menteri.
"Saya juga mohon maaf, karena bapak juga pernah mmeinta saya sebagai Wali Kota untuk menjumpai Menteri. Itu artunya, memang ini efektif. Ke depan kami bisa pastikan, Kepala Daerah, Bupati dan Wali Kota sama-sama jumpai Menteri dan Anggota DPR RI.
Pernyataan ini muncul saat moderator memberi pertanyaan tentang "Bagaimana strategi yang dilakukan paslon untuk membangun sinergitas nasional ke daerah?"
Awalnya, calon gubernur 01, Bobby Nasution menjawab Program yang baik perencanaan yang baik.
"Perencanaan Sumatera Utara akan mengikuti pemerintah pusat. program-program tematik yang bisa dibawa ke Sumatera Utara, green energi, green ekonomi, bioteknologi, harus bisa dibawa ke Sumatera Utara," kata Bobby Nasution.
Baca Juga: Tersambar Petir, Rumah di Pacitan Terbakar Habis, BPBD Pertimbangkan Bangun Penangkal
Suami Kahiyang Ayu itupun menambahkan jika kelak pemerintahan yang dipimpinnya ke depan akan mengajak anggota DPR dan DPD RI untuk membangun Sumut.
"Kami akan ajak anggota DPR, DPD RI dari Sumut untuk membangun daerah ini. serta eksternal yang lain adalah swasta," pungkasnya. ***

