POJOKSATU.id, SKUAT Persiraja membuktikan diri sebagai tim yang tidak mudah untuk ditaklukkan PSMS Medan. Dua kali bersua musim ini, keduanya dituntaskan dengan kemenangan.
Teranyar, Persiraja menang di harapan pendukung PSMS di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu sore, 14 Desember 2024.
Kemenangan tersebut 2-1, sama dengan skor pertemuan Persiraja melawan PSMS pada putaran pertama di Banda Aceh.
Asisten Pelatih Persiraja, Wahyu Abdul Wahab menyebut kemenangan tersebut tak terlepas dari kerja keras pemain.
"Pemain kami bermain dengan optimal, selalu bekerja keras dari menit awal sampai menit akhir hingga Persiraja bisa unggul 2-1," ujarnya usai laga.
Wahyu mengatakan laga melawan PSMS tidak mudah, namun skuatnya sudah terbiasa dengan atmosfer tensi tinggi di markas lawan.
Bahkan, sejatinya Persiraja datang dengan target meraih satu poin. Diapun memuji mental skuatnya yang mampu membalas gol tuan rumah dan memenangkan pertandingan.
"Pemain kita sudah terbiasa dengan atmosfer dengan pertandingan PSMS Medan. Kebobolan mungkin ada sedikit nervous (gol pertama PSMS), yang kita syukuri anak-anak tidak down. Mereka bangkit ketertinggalan sehingga bisa mencetak dua gol," tuturnya.
Menghadapi PSMS, Wahyu mengakui mengubah strategi permainan.
"Kami tahu PSMS ini tim bagus dan dihuni pemain depan yang sedikit berbahaya. Jadi kami bermain sedikit depend dan counter. Itu bagian dari stragtegi," ungkapnya.
"Kami tidak terlalu lepas bermain bola, kami bertahan dulu, ada celah baru kami menyerang," sambungnya.
Wahyu juga menjelaskan soal kondisi kiper Rafli Mahreza yang ditarik keluar pada menit ke-58 digantikan oleh Muhammad Reza.
Baca Juga: Sosok Tersangka Fadilah Ternyata Sopir Setia Keluarga Dedy Mandarsyah, Sejak Umur Lady 2 Tahun
"Kondisinya di ruang ganti sudah membaik, ada benturan di paha, ototnya sedikit bengkak. InsyaAllah berapa hari bisa tampil Kembali," ungkapnya.
Dia juga mengomentari pemain asingnya, Corfe Deri Antony, yang terpilih sebagai man of the match dan penyumbang satu dari dua gol kemenangan Persiraja.
"Memang selama ini (Corfe) menjadi topskor tim kami. Dia sudah bermain di seluruh pertandingan tanpa tergantikan satu menit pun. Dan, hari ini dia bermain dengan cukup baik, mencetak satu gol, dan beberapa kali bisa merepotkan pertahanan PSMS," tuturnya.
Pemain Persiraja, Prayoga Sanjaya, menambahkan sangat bersyukur bisa meraih tiga poin dari PSMS, sekaligus mengukuhkan posisi timnya di puncak klasemen grup 1 dengan 27 poin.
"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Aceh yang sudah mendukung kami, ini kemenangan yang berharga untuk kami menuju 8 Besar," ujarnya.
Sementara itu, Corfe dalam wawancaranya dengan tim Liga 2 usai terpilih sebagai man of the match, mengakui lawan PSMS merupakan pertandingan yang sengit.
"Ini permainan yang sengit melawan tim yang bagus. Kemenangan sangat penting buat kami meraih tiga poin," ucapnya.
"Sekarang kami semakin kuat di klasemen, ini kemenangan berharga," pungkasnya. ***
