POJOKSATU.id PANYAUNGAN— Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Mandailing Natal (Madina) periode 2026-2031 bersilaturahmi dan audiensi ke Bawaslu Madina di Jalan Andi Hakim Nasution, Selasa (18/8).

Pengurus DPC PKB Madina baik Dewan Syura dan Dewan Tanfidz yang dipimpin Ketua Dewan Tanfidz Edi Anwar Nasution juga menyerahkan SK Kepengurusan baru ke Bawaslu Madina.

Ketua DPC PKB Madina Edi Anwar Nasution dalam sambutannya menyebutkan bahwa kunjungan kali ini merupakan silaturahmi dan audiensi pengurus baru PKB Madina ke Bawaslu.

“Kami pengurus baru yaitu para Ketua DPC dilantik di Jakarta pada 22 Juli 2026 lalu. Dengan pengurus baru DPC PKB Madina baru ini kami rasa wajib melaporkannya ke Bawaslu Madina,” ujar Edi Anwar Nasution.

Baca Juga: Miftahul Falah Pimpin Paripurna DPRD Madina Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

Edi Anwar lalu memperkenalkan jajaran pengurus baru Dewan Tanfidz dan Dewan Syura PKB Madina.

Dari jajaran Dewan Tanfidz ikut hadir Wakil Ketua Muhammad Tajuddin Hasibuan dan jajaran pengurus lainnya.

Sementara dari Dewan Syura terlihat hadir Ketua Dewan Syura H Monang Pulungan, Sekretaris Erwin Saputra dan Wakil Sekretaris Jamaluddin.

Menurut Edi Anwar, untuk seremonial pengukuhan pengurus DPC PKB Madina saat ini sedang menunggu arahan dari DPW PKB.

“Untuk pertemuan hari ini itulah perkenalan dari kami, selanjutnya kita silaturahmi dan diskusi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Edi Anwar juga menyebutkan nama beberapa anggota DPRD Madina dari PKB yang berhalangan hadir ke Bawaslu, antara lain H Miftahul Falah Wakil Ketua DPRD Madina, Ahmad Taufik Siregar, Hj Melati Nur, serta Muslim Pulungan.

Baca Juga: Imbas Demo Mahasiswa di Bunderan HI, Jam Pulang Kantor Bakal Berdampak

“Mereka sedang rapat di DPRD,” ujarnya.

 

Ketua Bawaslu Hargai PKB


Sementara itu Bawaslu Madina dalam pertemuan ini diwakili Ketua Bawaslu Ali Aga Hasibuan, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Asrizal Lubis, dan Koordinator Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Muhammad Amin.

Ketua Bawaslu terlihat memperkenalkan jajaran komisioner dan juga pegawai atau staf yang berkantor di sana.

“Terima kasih dan kami bersyukur atas silaturahmi ini. Di antara semua partai yang mengadakan pemilihan ketua, yang pertama mengundang Bawaslu adalah PKB,” jelas Ali Aga Hasibuan.

Dengan silaturahmi menurut Ketua Bawaslu, PKB telah menerapkan politik ahlakul karimah.

“Kita maknai politik PKB adalah politik silaturahmi. Politik akhlakul karimah,” ujarnya.

Dia menyebut silaturahmi ke kantor Bawaslu terbuka bagi semua partai politik yang ada di Madina.

“Bawaslu terbuka terhadap semua partai politik selagi tidak melanggar ketentuan,” katanya.

Menurutnya hanya ada masa-masa tertentu partai politik tidak bisa silaturahmi ke kantor Bawaslu sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Madina Asrizal Lubis menyebutkan, agenda Bawaslu yang sedang berjalan saat ini adalah pemutakhiran parpol berkelanjutan.

Dimana pemutakhiran parpol ini kemungkinan tahun 2027 sudah dimulai.

“Namun dari sekarang bisa diangsur-angsur. Kita mencicil waktu untuk tahapan berikutnya. Sehingga anggota partai politik yang dimasukkan ke Sipol adalah anggota parpol yang bertanggung jawab ke partai-partainya,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan bahwa kepengurusan partai politik di tingkat kecamatan di kabupaten adalah minimal 50 persen.

“Misalnya kita di Kabupaten Mandailing Natal ada 23 kecamatan, pengurus parpol minimal 12 kecamatan harus terpenuhi,” ujarnya.***