POJOKSATU.id - Respon cepat terus dilakukan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa pasca banjir besar yang menerjang wilayah Sumatra (Sumatra Utara, Sumatra Barat hingga Aceh). 

DMC Dompet Dhuafa dalam konferensi persnya di Medan, Rabu, 3 Desember 2025, memaparkan telah menjangkau 9.663 penerima manfaat atau korban terdampak banjir Sumatra.

Layanan darurat yang diberikan meliputi evakuasi 153 jiwa, pendistribusian 380 makanan siap santap, pelaksanaan 884 titik aksi bersih, penyaluran 244 layanan air bersih, pendirian 1.709 pos hangat, penyediaan 5.263 layanan dapur umum, serta pengguliran 30 taman ceria untuk anak-anak terdampak.

Seluruh upaya tersebut dijalankan oleh 72 personel Dompet Dhuafa dibantu dua mobil taktis dan tujuh mobil operasional.

Baca Juga: Story Anak Purbaya Bikin Heboh, TPL Langsung Jadi Sorotan, Warganet Auto Bedah Riwayat Perusahaan

Di Sumatr Utara, DMC Dompet Dhuafa telah membantu 3.320 penerima manfaat hingga 1 Desember 2025.

Layanan mencakup evakuasi terhadap 90 korban, penyaluran air bersih bagi 884 jiwa, penyediaan pos hangat yang melayani 598 jiwa, layanan dapur umum untuk 730 penerima manfaat, dan pendistribusian paket sembako untuk 1.000 penerima manfaat.

Sebanyak 22 personel turut dikerahkan untuk mempercepat penanganan.

Sementara itu, di Sumatra Barat telah menyasar 3.834 penerima manfaat. Layanan yang diberikan mencakup evakuasi 36 korban, penyaluran air bersih untuk 224 mobil tangki, pendirian pos hangat yang melayani 1.111 jiwa, serta pelaksanaan taman ceria untuk 30 anak. Total 37 personel diterjunkan untuk memperkuat respon kemanusiaan di provinsi ini.

Baca Juga: Strategi Cerdas Memilih Formasi CPNS 2026 Agar Peluang Lolos Berlipat

Di Aceh, bantuan sudah menjangkau 2.527 penerima manfaat. Layanan dapur umum menjadi yang terbesar dengan menyasar 2.500 penerima manfaat, disusul evakuasi 27 korban serta asesmen lokasi untuk mempercepat penanganan lanjutan.

Dalam aspek kesehatan, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Aceh turun langsung di wilayah Pidie Jaya, sementara LKC Sumatera Selatan bergerak menyisir Sumatera Barat dengan membawa unit ambulans dan logistik medis.

Dari Jakarta, LKC juga memberangkatkan tim medis serta logistik untuk membantu penyintas di Sumatera Utara.

DMC Dompet Dhuafa juga berencana menggulirkan pos Wi-Fi agar penyintas dapat tetap berkomunikasi dan mengakses informasi penting, sekaligus membuka gerai cuci yang dapat dimanfaatkan para relawan maupun warga terdampak.

Baca Juga: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Resmi Terima Sertifikat WBTb UNESCO, Mandat Internasional Jaga Kelestarian Budaya, Salinan Sertifikat Disebarkan

Taqy Falsafati dari DMC Dompet Dhuafa mengungkapkan bahwa tim sempat terjebak tiga hari di lokasi akibat akses yang kembali tertutup.

Tantangan berupa longsoran dan jaringan komunikasi yang terbatas membuat distribusi bantuan semakin sulit, terlebih masyarakat di beberapa titik belum tersentuh bantuan.

Ia menegaskan bahwa kondisi serupa juga terjadi di Sumatra Barat dan Aceh, ditambah kelangkaan BBM yang menghambat mobilitas logistik.

Dari sisi dukungan eksternal, Deputy Director Corporate Secretary Dompet Dhuafa, Dian Mulyadi, menyampaikan bahwa korban banjir membutuhkan kebutuhan mendesak seperti pakaian anak dan toilet.

Baca Juga: Viral Pria 8 Jam Evakuasi Korban Banjir di Sumatera, Temukan Kulkas Hanyut Berisi Makanan Langsung Makan dengan Lahap

Dia menyebutkan, menggandeng berbagai influencer yang mau bergerak dan turut terjun ke lokasi. Diantaranya, Chiki Fawzi. Juga ada Ria Ricis yang turut membuka dapur umum, termasuk Olivia Zalianty yang dijadwalkan turun langsung ke Aceh.

Dian memastikan bantuan Dompet Dhuafa akan menyasar semudah mungkin bagi korban.

"Bencana ini sesuatu yang tidak kita harapkan, dan kita tidak dalam posisi siap. Karena itu, kita perlu mengalang simpati masyarakat agar bisa cepat pulihnya (bencana)," jelasnya.

Ketua Forum Zakat (FoZ) Sumut, Sulaiman, menjelaskan bahwa sudah ada 15 lembaga yang merespon bencana di Sumatra, termasuk titik-titik yang belum tersentuh pemerintah.

FoZ berkomitmen mengoordinasikan lembaga-lembaga tersebut agar penanganan bencana tidak hanya fokus pada fase darurat, tetapi juga pemulihan jangka panjang bagi masyarakat yang kehilangan mata pencaharian.

Baca Juga: Video Ini Bikin Netizen Nangis, Seorang Anak Jerit Panggil Ayah Setelah 4 Hari Terpisah dari Banjir Aceh

Relawan sekaligus artis, Chiki Fawzi, yang turut terjun ke beberapa lokasi seperti Tanjung Pura, menuturkan kondisi penyintas yang masih memprihatinkan.

Dia dan tim berbaur dengan warga dan menyelami kondisi psikis anak-anak dalam psychological first aid yang dilakukan di pengungsian di masjid-masjid.

"Banyak anak yang kebingungan, sedih, karena rumah mereka tenggelam. Ada juga yang merasa senang karena bisa mandi (dengan air bersih)," ujarnya.

Keluarga Chiki sendiri ketahui telah lama berpartisipasi dengan Dompet Dhuafa. Diketahui, sang ayah Ikang Fawzi dan almarhum ibunya Marissa Haque juga melakukan hal yang sama sejak dulu.

Baca Juga: Update Bencana Sumatera, Korban Tembus 753 Jiwa, 650 Hilang, Puluhan Ribu Mengungsi, Kerusakan Meluas

Chiki mengaku sedih karena bantuan yang diberikan sejatinya belum cukup untuk semua korban. "Masih sedih banget rasanya, sebagai manusia kita punya keterbatasan," ujarnya.

Di sini lain, dia menyinggung pemerintah yang mau tidak mau turut andil menyebabkan bencana alam ini. "Ini berasal dari kebijakan pemerintah yang salah, di pemerintah banyak yang berpura-pura jadi manusia," sebutnya.

Sebagai public figure, dia mengatakan apa yang dilakukannya adalah bentuk kepeduliaan yang memang seharusnya dilakukan untuk merespon bencana. "Ini bareminimum sebagai manusia untuk peduli," tegasnya.

Pos DMC Dompet Dhuafa di Sumatra Utara dapat dihubungi melalui 0812-6573-9958 (Sulaiman) dan 0858-5669-0189 (Taqi), atau didatangi langsung di Kantor Dompet Dhuafa Waspada, Komplek Kapten Muslim Business Point Blok E No.17, Sei Sikambing C II, Medan Helvetia.

Baca Juga: CPNS 2026 Semakin Ketat! Ini Soal Wajib yang Harus Dikuasai Biar Tak Gagal di SKD

Pos lainnya berada di Tapanuli Tengah, Desa Bair, Kecamatan Tapian Nauli, dengan kontak 0812-6529-1566 (Angga); Masjid Nurul Islam, Jalan Karya, Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia, dengan kontak 0813-7088-9967 (Azit); serta di Jl. Medan–Tanjung Pura No. 52, Kebun Lada, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Posko Utama Dompet Dhuafa Waspada di Jl. Kapten Muslim Blok E No.17 juga melayani bantuan melalui 0812-6200-6967 (Annisa).

Di Sumatera Barat, titik layanan berada di Komplek Perumahan Abi, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, dengan kontak 0853-6654-5405 (Amrul); Kampuang Galapuang, Kelurahan Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, dengan kontak 0838-9707-1337 (Fajri); serta di Jorong Koto Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, dengan kontak 0852-1544-7664 (Dewa).

Baca Juga: Miris! Daerah Terisolasi Dibiarkan Berhari-hari, TNI Harus Lempar Logistik dari Udara

Informasi bantuan juga dapat diperoleh melalui Kantor Dompet Dhuafa Singgalang di Jl. Ir. H. Juanda No.31C, Padang Barat, dengan kontak 0813-3766-3223 (Novil) dan 0812-9172-6244 (Erwandi).

Untuk Aceh, titik bantuan terdapat di Lueng Mesjid, Pidie; Jojo, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie; serta di Jl. Simpang Tiga, Beurawang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, yang dapat dihubungi melalui 0852-6041-7053 (Mul).

Informasi lainnya tersedia di Dompet Dhuafa Aceh, Jl. Teuku Imuem No.61 C, Lamseupeung, Lueng Bata, Banda Aceh, dengan kontak 0811-688-686 (Fauzan) dan 0813-8904-9006 (Barqu). ***