POJOKSATU.id, SUMUT - Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sumatera Utara (Sumut), berharap kehadiran aplikasi Simitrasumut.com dapat menjawab persoalan yang dialami UMKM selama ini.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut, Naslindo Sirait mengatakan jika UMKM kerap mendapatkan persoalan terkait permodalan, Sumber Daya Manusia (SDM) teknologi dan pemasaran.

“Dinas Koperasi UMKM Sumut bersama Apindo berinovasi membangun satu aplikasi Simitrasumut.com. Aplikasi ini secara virtual akan memfasilitasi koperasi dan UMKM agar dapat bermitra dengan pelaku usaha besar dan juga dengan seluruh stakeholder lainnya, termasuk dengan perguruan tinggi. Kita berharap adanya hilirisasi produk, transformasi dan tatakelola UMKM semakin baik,” ujar Naslindo Sirait, Senin (26/2/2024).

Baca Juga: Bangun RKP 2025 : Pemerintah Mengutamakan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Merangkul Semua dan Berkelanjutan

Dijelaskan juga, dalam platform aplikasi Simitrasumut.com terdapat 6 fitur yakni, pertama ada profil koperasi dan UMKM mulai dari identitas, jenis usaha, legalitas sehingga mempermudah para pelaku usaha untuk mengenal calon mitra.

Kedua, aplikasi ini secara algoritma akan memberikan rekomendasi kepada para pihak calon mitra yang potensial. Ketiga, aplikasi ini memberikan kemudahan untuk berkomunikasi memalui fitur cat.

Keempat tersedianya forum diskusi, ide bisnis, saran dan konsultasi. Kelima tersedianya promosi produk dan jasa, dan keenam aplikasi ini menyediakan peta lokasi pelaku usaha untuk mempermudah mitra kerja.

Baca Juga: Komisi V DPRD Jabar Dorong Solusi Masalah Zonasi Hingga Guru Pengganti di SMAN 5 Tambun Selatan

Naslindo Sirait berharap dengan dilaunchingnya aplikasi Simitrasumut.com, kontribusi UMKM semakin lebih baik bagi prekonomian Sumut, mengingat koperasi dan UMKM tidak akan bisa berkembang tetapi harus bermitra dengan pelaku usaha besar.

“Kami akan mendorong pelaku UMKM menggunakan aplikasi ini untuk bermitra, ini kebangga kita, kami sudah cek belum ada provinsi lain membuat satu aplikasi yang menyatukan para usaha UMKM dengan usaha besar secara virtual,” katanya. ***