POJOKSATU.ID - Seorang pria paruh baya diduga alami gangguan jiwa (ODGJ), membacok warga dan personel kepolisian saat hendak diamankan.
Peristiwa itu terjadi di Dusun Pujidadi, Desa Sei Bamban, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada Senin (7/7/2025) pagi.
Insiden bermula ketika Suh yang diduga ODGJ, mendatangi agen Brilink dengan niat mengambil uang. Namun, karena tidak memiliki kartu ATM, permintaannya ditolak oleh pemilik agen.
Baca Juga: Bupati Purwakarta Hadiri Pelantikan DPC APDESI Periode 2025-2030, Berikut yang Disampaikan Om Zein
Penolakan itulah yang jadi pemicu kemarahan Suh dan terjadi adu mulut.
Seorang warga bernama Roni (34) mencoba menenangkan dan melerai keributan tersebut. Upaya Roni sempat berhasil, dan Suh meninggalkan lokasi.
Namun, tak berselang lama, Suh kembali dengan membawa senjata tajam, yang diduga diambil dari rumahnya.
Dalam perjalanan kembali ke agen Brilink, Suh berpapasan kembali dengan Roni. Keributan pun tak terhindarkan dan Roni akhirnya dibacok hingga mengalami luka di bagian tangannya.
Baca Juga: Chiko Diduga Punya Masa Lalu Kelam dan Sedih Sehingga Nekat Pernikahan Sejenis dengan Wiran
Peristiwa pembacokan terhadap Roni sampai ke telinga Polsek Padang Tualang.
Sekitar delapan anggota polisi kemudian mendatangi rumah Suh di Dusun Sumberejo, Desa Sei Bamban, Batang Serangan, sekitar pukul 12.00 WIB untuk mengamankannya.
Namun, Suh memberikan perlawanan sengit saat hendak ditangkap. Akibatnya, seorang polisi berinisial Aipda SP (48) turut menjadi korban bacokan, menderita luka pada kaki sebelah kanan dan tangan kirinya.
Aipda SP segera dilarikan ke Rumah Sakit Putri Bidadari Stabat untuk mendapatkan perawatan medis. Dengan bantuan masyarakat setempat, Suh akhirnya berhasil diamankan polisi.
Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Pandu Batubara, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengakui salah satu anggotanya menjadi korban.
"Saat mau diamankan (Suh) malah menyerang," ujar Pandu.
Baca Juga: Pemerintah Resmi Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Nasional di Sekolah Mulai Juli 2025
Mengenai dugaan bahwa pelaku adalah ODGJ, Pandu menyatakan, "Belum dapat info ke situ (pelaku diduga ODGJ), yang tangani Polsek Padangtualang," ucapnya.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Namun, santer beredar kabar bahwa Suh mengalami stres akibat permasalahan rumah tangga. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif dan kondisi kejiwaan pelaku. ***

