POJOKSATU.id, JAKARTA— Desa Wisata Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, Sumut, makin melambung dan dikenal di tingkat nasional.
Desa yang termasuk dalam 300 Besar Desa Wisata ADWI 2023 ini kini menjalin kerjasama dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT).
Momen penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pj Kades Pastap Julu, Dinas PMD Mandailing Natal dengan Kemendes PDT digelar di Jakarta, Kamis (19/10).
Hadir dalam penandatangan kerjasama itu antara lain Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Ahmad Meinul Lubis AP, Pj Kades Pastap Julu Sayuti Hamidi Lubis SH, dan Plt Camat Tambangan Muslih Lubis SSos.
Baca Juga: Sudah 3 Wakil Indonesia Tanding di Babak 16 Besar Denmark Open 2023, Hasilnya: Menyedihkan!
Sementara dari Kemendes PDT diwakili Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Rachmatia Handayani ST MT.
Dihubungi via telepon seluler, Plt Camat Tambangan Muslih Lubis mengatakan, Pastap Julu merupakan salah satu desa di Mandailing Natal (Madina) yang termasuk 300 Besar Desa Wisata ADWI 2023 yang telah ditetapkan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Sejalan dengan penetapan Desa Wisata ini, pemerintah semakin mengembangkan desa dimaksud dengan berbagai program, salah satunya dari Kemendes PDT.
Camat mengakui desa ini memang memiliki potensi pariwisata yang mumpuni.
Antara lain agrowisata persawahan dan perkebunan, menara pandang, arung jeram dan suasana perkampungan yang dikelilingi hutan lestari di pinggir Taman Nasional Batanggadis (TNBG).
Lokasi ini juga menyajikan kuliner khas berupa kopi Mandailing dan gula aren atau gula merah.
“Untuk arung jeram sudah ada beberapa titik lokasi yang ditata. Sarana pendukung di pinggir sungai juga sudah ada sebagaian yang dibangun,” jelasnya.
Dikatakan Camat, dengan status Desa Wisata tingkat nasional, dia berharap pembangunan jalan ke desa ini bisa segera direalisasikan.
Baca Juga: KPU Umumkan Jadwal Lengkap Pemilu 2024, Catat Tahapan dan Alurnya!
Di tahun 2023 ini, Pemkab Madina sudah melakukan pengaspalan kembali sekitar 1 km ke Desa Pastap Julu.
Menurutnya, kerjasama pertama ini berupa penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) untuk pembangunan sarana dan prasarana Pengembangan Objek Wisata (POW).
“Sementara untuk pembangunan sarana dan prasarana amenitas wisata masih terus kita usahakan,” katanya.
“Penandatangan perjanjian kerja bersama kegiatan pembangunan dan pengembangan pasar desa juga masih kita usahakan melobinya ke Kemendes PDT,” ujarnya lagi.***

