POJOKSATU.ID, SUMUT - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November 2024 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) gelar Deklarasi Damai.

Deklarasi Pilkada Damai itu dilakukan pada Rabu (25/9/2024) kemarin, di salah satu hotel di Kota Medan. Dua pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut pun turut hadir.

Kedua Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Pilkada 2024 Sumut yaitu M Bobby Afif Nasution dengan wakilnya Surya, dan Edy Rahmayadi dengan Hasan Basri.

Baca Juga: Ketua DPRD Karawang Hadiri Milad ke-41 SMAN 2, Ini Pesannya untuk Siswa

Selain itu, Pemprov Sumut juga mengundang Forkopimda, KPU Sumut, Bawaslu Sumut, bupati/walikota se-Sumut, perguruan tinggi, partai politik, serta tokoh-tokoh masyarakat.

“Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menjaga Pilkada serentak 2024 berjalan lebih baik dalam suasana damai,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemprov Sumut, Ardan Noor.

Secara keseluruhan acara deklarasi Pilkada Damai ini dihadiri sekitar 500 orang, termasuk KPU Kabupaten/Kota, Bawaslu Kabupaten/Kota, Kepala Kesbangpol se-Sumut dan seluruh pengurus partai politik se-Sumut. Diharapkan seluruh pihak berkomitmen untuk menyelenggarakan Pilkada serentak yang aman, damai, tertib dan kondusif.

Baca Juga: Bersiap SKD CPNS 2024, Begini Cara Hadapi Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Pahami Tujuan dan Ciri-ciri Soal

“Kita berharap seluruh pihak juga berkomitmen untuk menjaga kondusivitas Sumut di Pilkada kali ini, menjaga ketertiban agar kita mendapatkan Pilkada yang berkualitas sehingga menjadi contoh bagi masyarakat kita,” tambah Ardan.

Saat ini, Pilkada memasuki tahapan pelaksanaan kampanye setelah penetapan calon pada 22 November lalu.

Tahapan ini berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024, kemudian dilanjutkan dengan pemungutan suara pada 27 November 2024.

Baca Juga: Bikin Malu! Anggota DPRD Depok Dilaporkan Atas Kasus Pencabulan Anak, Polisi Kumpulkan Alat Bukti untuk Dijadikan Tersangka

“Pilkada merupakan pesta demokrasi untuk masyarakat kita, masa-masa kampanye sangat penting bagi masyarakat kita untuk melihat visi, misi, program-program kedua pasangan calon, kita berharap masyarakat semakin cerdas dalam memilih, tidak mudah termakan hoaks, dan seluruh pihak tidak melanggar aturan-aturan berkampanye,” kata Ardan. ***