POJOKSATU.id, DELISERDANG-Skuat PSMS Medan gagal meraih poin penuh saat menjamu FC Bekasi City pada lanjutan penyisihan Grup 1 Kompetisi Liga 2 Musim 2024/2025 di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang, Rabu, 2 Oktober 2024.

PSMS Medan hanya bisa menahan imbang FC Bekasi City tanpa gol 0-0 dalam laga yang diwarnai kisruh, dan protes dari tim tuan rumah atas kepemimpinan wasit Bangkit Sanjaya.

Dengan hanya tambahan satu poin, PSMS harus puas turun ke peringkat empat dengan 7 poin dari empat laga, dua kali menang, sekali seri dan sekali kalah. Karena, pada hari yang sama, Persiraja menang laga away melawan PSKC Cimahi dengan skor 3-0, sekaligus berada di puncak klasemen sementara dengan 9 poin.

Pada babak pertama pertandingan melawan FC Bekasi City, PSMS memulai dengan hati-hati dalam menyusun serangan. Tak banyak peluang gol tercipta pada 45 menit awal.

Baca Juga: Lapor Diri PPG Guru Tertentu Tahap 3 Tahun 2024 TAMBAHAN di Universitas Pasundan

Tercatat pada menit ke-24, striker asing PSMS Juninho berusaha menjebol gawang gawang Bekasi yang dijaga Cahya Supriadi dengan memanfaatkan umpan Sandi Sute, namun gagal.

Menit ke-27, Muhamad Ikhsan Chan menerima passing dari Rachmad Hidayat dan masuk ke area kotak penalti, namun masih bisa dihadang bek lawan.

Menit ke-32, umpan lambung Rachmad Hidayat diterima Juninho, tapi lagi-lagi masih melenceng. Dan, menit ke-39 tendangan bebas Fabio Gama ke Juninho juga masih bisa dihalau kiper lawan.

Pada babak kedua, pertandingan mulai berjalan sedikit lebih agresif. Pada menit ke-51, Rachmad berusaha menjebol gawang Bekasi dengan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti tapi masih melenceng.

Baca Juga: DOWNLOAD SOAL dan Jawaban Seleksi PPPK GURU 2024 File PDF, Materi Situational Judgement Test (SJT) dan Pedagogical Content Knowledge (PCK)

Menit ke-62, terjadi tabrakan pemain PSMS Saiful Ramadhan dengan bek Bekasi di kotak penalti, bola yang mental dimanfaatkan Juninho dengan menjebol gawang lawan, namun wasit menganulir karena masih terkait pelanggaran dari benturan dua pemain sebelumnya.

Bekasi sendiri nyaris tidak memiliki serangan yang membahayakan gawang PSMS yang dijaga Fakrurrazi. Tercatat pada menit ke-66, tim tamu berusaha menjebol gawang PSMS lewat Muhammad Indra Feri dengan melepaskan tendangan dari sudut pun masih ditangkap kiper tuan rumah.

PSMS yang tidak juga berhasil mencetak gol bermain dengan lebih cepat, pemain pengganti Rahmat Ilahi dua melakukan tendangan keras dan langsung ke gawang Bekasi pada menit ke-75 dan 78, namun ditepis hingga membuat Cahya Supriadi yang terpaksa tersungkur mengamankan gawangnya.

Pada injury time babak kedua, Juninho yang menerima umpan terukur menyambutnya dengan sundulan kepala ke gawang Bekasi, dan lagi-lagi masih bisa ditepis kiper. Dan, Cahya untuk kesekian kali tergeletak dan mendapat pertolongan.

Baca Juga: Motor Milik Wartawan Pamekasan Diduga Dirusak oleh OTK di Gudang Tembakau Grendel

Situasi makin memanas, karena pemain Bekasli Jhon Cley dianggap memperlambat waktu saat hendak keluar lapangan digantikan Gozali Siregar pada menit 90+3.

Tubuh pemain Brasil itu sampai ditolak pemain PSMS yang kesal melihat langkahnya pelan ke luar lapangan, padahal Waktu hanya tinggal beberapa menit berakhir hingga terjadi aksi saling dorong dan adu mulut pemain, ofisial PSMS dan Bekasi City.

Puncaknya, kiper Bekali Cahya kembali tergeletak hingga pertandingan dihentikan sementara kurang lebih 10 menit. Ambulans datang masuk lapangan, namun tidak membawanya ke luar lapangan, melainkan ditangani di lapangan.

Pelatih PSMS, Nil Maizar, ofisial, pemain juga protes ke wasit, mengapa penanganan medis berlarut-larut di lapangan, hingga menghentikan pertandingan.

Setelah cukup lama penuh protes, pertandingan dilanjutkan dan hanya berjalan dua menit pertandingan usai lewat peluit Panjang wasit.

Hal ini semakin membuat penonton di stadion meradang, lemparan botol air mineral tak terelakkan. Wasit sampai berlari ke ruang ganti di antara kerumunan dan amarah ofisial PSMS.

Insiden lain, begitu pertandingan usai, oknum suporter masuk ke lapangan hingga melakukan pemukulan terhadap Gozali Siregar. Suporter itu lompat dari papan pembatas di pinggir lapangan dan langsung menuju Gozali yang posisinya ada di area gawang Bekasi dan langsung memukul bagian samping wajah.

Oknum suporter itu diamankan kelompok suporter PSMS yang mempertanyakan aksi kekerasan itu, karena tindakannya memukul Gozali tidak berasalan. Gozali baru masuk pada injury time dan tidak terlibat dengan berbagai insiden yang membuat ricuh pertandingan.

Manajer PSMS, Saktiawan Sinaga juga sempat terekam emosi berusaha mengejar wasit usai laga, namun berhasil ditenangkan hingga tidak terjadi aksi kekerasan. "Hanya emosi sesaat," ujarnya usai pertandingan kepada wartawan.

Data Fakta Pertandingan PSMS Vs FC Bekasi City

Venue : Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang.
Wasit I : Bangkit Sanjaya
Asisten Wasit 1 : Ade Rois Fahmi
Asisten Wasit 2 : Noer Rohmat Sholeh

Kartu Kuning : Rachmad Hidayat, Saiful Ramadhan (PSMS); Mirza Zakaria (FC Bekasi City).

Susunan Pemain :

PSMS : Fakrurrazi (GK); Gustur Cahyo Putro, Sebastijan Antic, Muhammad Hamzaly, Irwanto Bajo/Syaiful Ramadhan (45'); Izmy Yaman Hatuwe, Sandi Sute/Roni Sugeng (69'), Fabio Gama Dos Santos; Muhammad Ikhsan Chan/Nathan Farel Kusuma (88'), Rachmad Hidayat (C)/Rahmat Ilahi (69'), Jacinto Junior Conceicao Cabral 'Juninho'

Pelatih Kepala : Nil Maizar
Asisten Pelatih : Legimin Raharjo
Pelatih Kiper : Dharma Bakti
Manajer : Saktiawan Sinaga
Asisten Manajer : Muhammad Akmal Almy

FC Bekasi City :
Cahya Supriadi (GK); Muhammad Jody Kurniady, Heri Setiawan/Muhammad Andika (24'), Renan Da Silva (C), Muhammad Indra Feri, Restu Hamdhani; Jhon Cley/Gozali Siregar (90+3'), Risman Ariyanto/Mirza Zakaria 45'), Daud Kotulus; Arif Agung/Jujun Junaedi (45'), Thiago Rodrigues/Saddam Gaffar (85')

Pelatih : Widyantoro
Asisten Pelatih : Imran Amirullah
Manajer : Arfan Afif
Pelatih Kiper : Ahmad Fauzi
COO : Rico Valentino. ***