POJOKSATU.id, MEDAN - Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, mengajak kaum perempuan Kota Medan untuk mencegah kanker serviks dengna melakukan skrining secara rutin melalui Test Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) maupun melalui metode Pap Smear.
Terutama bagi kaum perempuan yang berusia subur yaitu 30-50 tahun. Ajakan ini disampaikanKahiyang Ayu saat memberikan saran dan masukan saat melaksanakan Supervisi Perlombaan IVA Test di Kantor Camat Medan Maimun Jalan Melati, Selasa (23/1/2024).
Sebab, IVA Test maupun Pap Smear bertujuan untuk mendeteksi HPV (Human papillomavirus) atau perubahan awal pada sel serviks, sehingga pengobatan dapat diberikan sejak dini untuk mencegah perkembangan kanker.
Baca Juga: Sosok Pramugari yang Berani Tolak Cinta Soekarno dan Memilih Nikahi Duda
“Saya tahu Bu, memang susah mungkin untuk mengajak masyarakat melakukan IVA Test atau pun Pap Smear. Meski demikian kita tidak boleh menyerah mengajak kaum ibu-ibu untuk melakukan IVA Test maupun Pap Smear karena ini sangat penting,” kata putri Presiden Joko Widodo ini.
Terkait itu, dihadapan Ketua I Bidang Pembinaan Karakter dan Keluarga Ny Ismiralda Wiriya Alrahman, Kadis Kesehatan Kota Medan Taufik Ririansyah, Camat Medan Maimun Tommy P Sidabalok beserta Ketua TP PKK Kecamatan Medan Maimun Ny Liza Tommy Prayoga Sidabalok, Kahiyang Ayu pun berpesan untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan pemeriksaan IVA Test dan Pap Smear di wilayah Kecamatan Medan Maimun.
Guna mendukungnya, ibu tiga anak yang selama ini terkenal murah senyum itu berpesan kepada kader PKK untuk melakukan pendekatan secara intens kepada masyarakat dan mensosialisasikan betapa pentingnya melakukan IVA Test maupun Pap Smear. Sebab, imbuhnya, tujuannya demi kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Tinggal 21 Hari Lagi, Caleg dari NasDem, Gerindra, dan PPP Dicoret KPU Sumut. Ternyata Karena ini!
"Butuh kesabaran untuk mengajak masyarakat mau melakukan IVA Test. Jadi, terus lakukan pendekatan secara intens,” pesannya.
Di samping pendekatan intens dan terus melakukan sosialisasi, wanita kelahiran Kota Solo pada 20 April 1991 ini, juga menyarankan agar disediakan Rumah IVA Test di setiap lingkungan. Kemudian, imbuhnya, dapat memanfaatkan jadwal posyandu.
Dimana, jelasnya, ibu produktif yang membawa anaknya untuk melakukan pemeriksaan di posyandu dapat dilakukan pemeriksaan IVA Test.
“Dengan demikian ibu dan anaknya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara bersamaan," ungkapnya.
Selain menampilkan yel-yel IVA Test Kecamatan Medan Maimun, TP PKK Kecamatan Medan Maimun juga menayangkan video dokumenter serta menyampaikan ekspos terkait upaya IVA Test yang telah dilakukan.
Setelah itu dilanjutkan dengan tanya jawab antara Tim Supervisi dengan jajaran TP PKK Kecamatan Medan Maimun. ***

