POJOKSATU.ID - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution, berharap dapat memperluas kerjasama dengan Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). 

Kerjasama yang dimaksud diharapkan dalam bentuk investasi, ekspor dan impor.

Sumut dan Guangdong telah menjalin kerja sama lebih dari 20 tahun, namun lebih banyak bekerja sama di bidang humaniora. 

Baca Juga: 10 Sekolah Kedinasan PALING DIMINATI, Favorit di Tahun Kemarin, PENDAFTAR Masih Berlomba Hingga Kini, TIKET EMAS Jadi CPNS

Pada kesempatan ini, Bobby Nasution berharap kerja sama dengan Guangdong, yang merupakan markas mobil listrik terlaris di dunia, BYD semakin erat dan diperluas.

“Kami tahu ada manufaktur besar di sana, kami harap kita bisa menjalin kerja sama, seperti RRT investasi dengan membangun manufakturnya di sini, kami juga bisa memasok karet dan produk hilirisasi kelapa sawit untuk kebutuhan manufakturnya,” kata Bobby Nasution saat menerima kunjungan Konsul Jenderal (Konjen) RRT di Medan Zhang Min dan Delegasi Provinsi Guangdong di Anjungan Lantai 9, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30 Medan, Senin (14/4/2025).  

Baca Juga: Tahun 2025, 4 Sekolah Rakyat Akan Beroperasi di Sumut. Bobby Nasution Klaim 21 Kabupaten dan Kota Siap Partisipasi

Kerja sama Sumut dan Guangdong sampai saat ini berada di level yang sangat baik. 

Ada tiga investasi besar Guangdong di Sumut yaitu PLTA Batang Toru, Dairi Prima Mineral dan Taman Sains Teknologi Herbal dan Holtikultura (TSTH2).

Bobby Nasution berharap, proyek-proyek ini semakin baik ke depan, terutama terkait pengembangan pertanian. 

Baca Juga: Polresta Cirebon Ungkap 7 Kasus Narkoba, 9 Tersangka Berhasil Diamankan

Sumut sebagai salah satu daerah lumbung pangan Indonesia membutuhkan pengembangan dan riset yang masif di sektor pertanian.

“Kami tahu RRT kuat dalam bidang pengembangan pertanian, bibit, alat pertanian, pengembangan yang membuat pertanian semakin efektif dan efisien, kami harap Guangdong bisa membantu kami untuk mengembangkan pertanian di sini,” kata Bobby Nasution.

Konjen RRT di Medan Zhang Min menyampaikan siap membantu Sumut untuk lebih maju lagi. Dia juga siap membantu Gubernur Sumut untuk menyukseskan visi misinya sebagai pemimpin Sumut.

Baca Juga: AWAS! Kesalahan Kecil Ini Ternyata Bisa Bikin TPG Tidak Dicairkan Lho Bapak Ibu! Segera Cek Apakah Anda Sudah Melakukannya!

 “Program pengobatan gratis, pendidikan gratis dan pengembangan hilirisasi, serta pertanian sangat bagus untuk pembangunan Sumut, kami berharap bisa ikut bekerja sama menyukseskan visi misi itu,” kata Zhang Min.

Sementara itu, Ketua Delegasi Guangdong Chang Feng mengatakan, provinsinya memegang seperenam kerja sama RRT dengan Indonesia. 

Dengan jumlah penduduknya sekitar 130 juta jiwa, PDB sekitar 2 triilun Yuan dan nilai ekspor-impor sekitar 1 triliun Yuan tahun lalu, dia yakin masih banyak kerja sama yang bisa dijalin dengan Sumut.

Baca Juga: Hari Kuantum Sedunia: Merayakan Superposisi Kuantum dengan Google Doodle

“Barang impor dari seluruh dunia masuk ke Guangdong, CPO, produk hilirisasinya karena Guangdong daerah manufaktur penting dunia. Terkait investasi dan kerja sama perdagangan saya akan sampaikan kepada BYD dan akan kita dalami lagi,” kata Chang Feng yang merupakan Wakil Dirjen Kantor Urusan Luar Negeri Guangdong, RRT.***