POJOKSATU.id, SIMALUNGUN - Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan keselamatan berkendara, Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa Meliala menghimbau masyarakat untuk mengutamakan keamanan saat berkendara.
Hal itu berkaitan dengan adanya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi pada Rabu (24/1/2024) di Km 24-25 arah Pematangsiantar menuju Pematangraya.
Musibah tersebut mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 4 lainnya menderita luka ringan.
"Saya menghimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara, menjaga jarak aman, dan mengikuti batas kecepatan yang ditentukan," tegas AKBP Choky Sentosa.
Kapolres juga menekankan pentingnya menggunakan sabuk pengaman, helm bagi pengendara sepeda motor dan penggunaan kursi khusus untuk anak.
"Pastikan anak-anak anda duduk di kursi khusus dan selalu pakai sabuk pengaman, karena hal sederhana ini dapat menyelamatkan nyawa," lanjutnya.
Lebih lanjut, Kapolres Choky menyerukan kepada masyarakat untuk menghindari penggunaan telepon genggam atau gadget lain saat mengendarai kendaraan.
"Hilangkan distraksi. Jangan gunakan ponsel atau gadget saat berkendara. Fokuslah pada jalan dan lingkungan sekitar," imbau Kapolres.
Polres Simalungun berkomitmen untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di jalan-jalan utama untuk mengurangi tingkat kecelakaan.
Kapolres berharap, dengan kerja sama dan kesadaran kolektif dari masyarakat, angka kecelakaan di wilayah Simalungun bisa ditekan seminimal mungkin.
Himbauan Kapolres ini diharapkan dapat menggugah kesadaran publik tentang pentingnya berperilaku aman di jalan raya demi mencegah terjadinya kecelakaan tragis di masa yang akan datang.
Dari data yang diterima, tabrakan beruntun melibatkan 1 truk box Mitsubishi tronton roda sepuluh BK BK 9957 CE, kemudian 5 mobil roda empat, masing-masing 1 Toyota Pajero plat BK 12 T milik Pemkab Simalungun, 1 mobil L 300 BK 8068 TQ, 1 mobil jenis Suzuki Carry BK 9542 CL, 1 mobil jenis Rocky BK 1121 TE, 1 mobil jenis Toyota BK 1391 WZ.
Akibat kejadian itu, 6 orang meninggal dunia dan sedikitnya 4 mengalami luka-luka.
Bukan hanya itu, 5 sepeda motor milik warga yang sedang parkir di sisi jalan juga turut menjadi korban.
6 korban yang tewas, 5 diantaranya adalah penumpang mobil Daihatsu Terios BK 1391 WZ, rombongan guru SMK Negeri 1 Kabupaten Simalungun yang hendak melayat mertua salah seorang guru ke Pamatangraya.
Baca Juga: Bey Machmudin : Pengoperasian KA Papandayan dan Pangandaran Perkuat Konektivitas di Jawa Barat
Adapun kelima korban yang tewas adalah:
1. Sri Welpeni Purba (56), alamat Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun
2. Rosemian Gultom (55), alamat Jl Asahan KM 5 Nagori Sejahtera Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun
3. Elpine Simanjuntak (55), alamat Jalan Perum Batu 6, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun
4. Sri Juni Eva Saragih (52), alamat Jalan Bali Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar
5. Surti Togatorop (28), alamat Paranginan Humbahas.
Setelah kejadian, kelima korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP.
Baca Juga: CUKUP SATU dari 5 Skenario Ini Berjalan Besok Malam, Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia 2023
Sedang dua temannya, Chirisyanti Simbolon pengemudi mobil Terios BK 1391 WZ dan Justin Rotua Sinurat, mengalami luka, yang kini dirawat di RSUD Rondahaim Batu 20.
Sementara korban tewas lainnya adalah penumpang mobil pick up L-300 BK 8060 TQ bernama Hari Pardede, 24, alamat Jalan Besar Sarimatondang, Nagori Tiga Bolon, Kecanatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun.
Sedangkan sopirnya Irwan Rumahorbo, 33, alamat Kelurahan Sarimatondang, mengalami luka ringan.
Baca Juga: Benny Ramdhani Tantang Prabowo Subianto Minta Maaf ke Publik, Berani Enggak?
Lima sepeda motor yang sedang parkir ikut jadi korban masing-masing sepedamotor Honda Vario BK 5377 WAI, milik Dermanson Sitepu, 44, alamat Jalan Kayu Baru, Dusun Bulu Pange, Kelurahan Merek Raya.
Honda Vario BK 3145 WAC milik Yorta Brata Purba, 61, alamat Jalan Asahan No. 15, Kelurahan Siopat Suhu.
Honda Vario BK 3077 TAN, milik Midianto Sinaga, 42, alamat Nagori Simpang Sigodang, Kecamatan Panei. Yamaha Jupiter BK 6338 TAG milik Janserides, 65, alamat Dusun Bulu Pange.
Yamaha Jupiter BK 6739 UU milik Bulan Sinaga, 45, alamat Batu 20, Nagori Simpang Sigodang, Kec. Panei.
Baca Juga: Menyamar Jadi Suga dan V BTS, Pria Ini Divonis Setahun Penjara setelah Berhasil Tipu 10 Produser
Banyaknya kenderaan yang terlibat kecelakaan beruntun karena pada saat kejadian, lokasi TKP sedang ada keramaian acara pesta pernikahan.
Begitu mendapat laporan, personel Sat Lantas Polres Simalungun langsung terjun ke TKP melakukan evakuasi para korban meninggal dunia dan yang mengalami luka ke RSUD Tn Rondahaim Batu 20.
Melakukan cek dan olah TKP, mengamankan barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp500 juta. ***

