POJOKSATU.id, MEDAN-Pemasing asing PSMS Medan, Matheus Souza tak sabar merumput bersama timnya di Liga 2 musim ini. Striker asal Brasil punya ambisi besar ingin membawa skuat berjuluk Ayam Kinantan itu ke Liga 1 musim depan.

Matheus Souza direkrut PSMS dengan bebas transfer setelah sebelumnya sempat membela klub Liga 2 Thailand, Suphanburi FC pada musim 2022/2023. Dia adalah satu dua pemain asing yang dimiliki PSMS musim ini.

Matheus Souza menjelaskan sejak kedatangan ke Medan, dia diperlakukan dengan baik, sehingga memudahkannya beradaptasi dengan tim.

"Aku rasa semua positif, mereka (pemain, pelatih dan ofisial PSMS) menerimaku dengan sangat baik. Mereka bilang tenang dan berlatih, aku sudah mulai berlatih, dan kondisi fisik ku sudah baik, tahap demi tahap membaik," ujarnya, kepada wartawan usai latihan di GOR Mini Pancing, Kamis sore, 7 September 2023.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Bola Sabtu 9 September, Indonesia vs China Taipei Tayang di mana?

Matheua Souza baru seminggu bergabung bersama PSMS. Bersama pemain asing lainnya PSMS, gelandang asal Korea Selatan, Kim Jin Sung, dan dua pemain lokal Ridho Syuhada dan Dwiki Arya menjadi rekrutan paling anyar PSMS.

Pemain 28 tahun ini merasakan perkembangan performa fisik serta mulai menikmati kerjasama tim baik di dalam maupun luar lapangan.

"Aku memang masih baru bersama Kim (Kim Jin Sung), tahap demi tahap, latihan demi latihan, aku rasa positif. Berada di sini tujuh hari, dan kami berkembang di tujuh hari ini, kerjasama tim juga semakin membaik. Pelatih punya dua formasi dan kami melatih dua formasi ini, semuanya bagus," tuturnya.

Soal komunikasi dengan pemain lain termasuk Kim yang hanya sedikit bisa bicara bahasa Inggris, dirinya mengaku tak masalah. Menurutnya, di tengah teknologi yang berkembang pesat saat ini, ponsel pintar menjadi solusi untuk bisa berkomunikasi lebih baik.

Baca Juga: Bawa 21 Pemain, Ini Daftar Skuat PSDS Deliserdang untuk Laga Away Kontra Semen Padang

"Tak ada masalah jika tak bisa bahasa Inggris. Sekarang banyak teknologi, tinggal taruh di terjemahan google. Mereka (pemain lokal) juga mengajari beberapa kata dalam bahasa Indonesia seperti terima kasih, kiri, kanan. Aku rasa tinggal lebih lama di sini aku akan bisa bahasa Indonesia," ucapnya.

Pemain kelahiran Duque de Caxia (Rio de Janeiro), Brasil, 2 Agustus 1995 itu mengaku telah mengetahui atmosfer Liga Indonesia sebelum memutuskan bergabung dengan PSMS Medan.

Adalah striker Persebaya Surabaya yang juga asal Brasil, Paulo Victor yang memberitahu dia soal sepakbola Indonesia. Matheus Souza dan Paulo Victor pernah sama-sama bermain di Liga Kamboja

"Aku punya beberapa teman, pemain yang main di Liga 1. Paolo Victor, striker Persebaya, kami main bersama di Liga Kamboja, kami sering memperbincangkan soal Liga Indonesia.

Baca Juga: Kilau Egy Maulana Vikri: 5 Pemain Terbaik Timnas Indonesia dalam Kemenangan Mengagumkan Atas Turkmenistan

Atmosfer dukungan suporter dan gegap gempita liga Indonesia menjadi salah satu hal yang dinantikan penyerang berpostur 178 Cm itu. Dengan skuat yang ada, dia optimistis mampu membawa PSMS Medan berprestasi musim ini.

"Aku nonton pertandingannya (Liga Indonesia) aku bisa rasakan atmosfer. Aku tak sabar menunggu Liga 2 dimulai. Bersama dengan tim ini aku rasa kami bisa membuat sejarah, dan kami harap bisa naik ke Liga 1.

Tentang target mencetak gol di PSMS Medan, Matheua Souza menegaskan ingin jadi mesin gol di tim, namun dia mementingkan kemenangan tim ketimbang jumlah gol yang bisa dicetaknya,

"Aku harap bisa cetak banyak gol. Aku di PSMS tak main sendiri, tapi di 18 pertandingan nanti, 20, 21 gol aku rasa bagus," pungkas Souza-sapaan Matheus Souza. ***