POJOKSATU.id, MEDAN - Pada Minggu (14/1/2024) malam, sekitar pukul 20,00 WIB, belasan kios yang berada di Medan Mall atau Pusat Pasar Kota Medan hangus terbakar.

Berdasarkan keterangan Panit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Bambamg Wahid, mengatakan setelah pendataan ada sekitar 3 kios yang terbakar akibat musibah tersebut.

"Total ada 3 kios yang terbakar dan 9 kios terdampak," ujar Bambang.

Baca Juga: Diberi Nilai 11 dari 100 oleh Anies, Faktanya Skor Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Tinggi, Ini Analisa Bung Jerry

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, hanya saja belum bisa dipastikan berapa kerugian akibat kebakaran tersebut.

Medan Mall yang juga sering disebut Pusat Pasar ini berada di Jalan Letjen MT Haryono Nomor. 8-9, Pusat Pasar, Medan Kota, Medan, Sumatera Utara.

Medan mall merupakan salah satu pusat pasar perbelanjaan yang sudah lama di Kota Medan. Berikut sejarah berdirinya bangunan empat lantai itu sebagai tempat hiburan bagi warga Kota Medan.

Baca Juga: Respon Protes Keras Inul Daratista soal Kenaikan Pajak Hiburan, Sandiaga Uno Tetap Minta Pelaku Usaha Tak Perlu Khawatir

Sejarah
Pada tahun 1929, pemerintah mengusulkan untuk mendirikan sebuah pasar besar di Kota Medan. Usulan tersebut disetujui dan dilaksanakan pembangunan pada 2 April 1931.

Beberapa literatur menyebutkan sejarah Pasar Sentral Medan, dibangun di atas bekas lapangan balap kuda, yang pada tanggal 24 November 1924 juga menjadi tempat pendaratan pertama pesawat terbang dari Negeri Belanda ke Medan.

Pusat Pasar atau Pasar Sentral mulai dibangun 2 April 1931 dan selesai 31 Desember 1932 atau kurang lebih 21 bulan.

Baca Juga: Tanggapi Tudingan Pernah Selingkuh dengan AKBP Enjang, Melly Goeslaw : Difitnah Tak Menjadikan Kita Hina di Mata Allah

Pada tahun 1931 pembangunan Pusat Pasar ini hampir terancam mangkrak gegara munculnya "malaise" atau depresi ekonomi.

Sebuah disrupsi ekonomi yang membuat jumlah orang miskin bertambah, sejumlah pedagang gulung tikar, jumlah pengangguran meningkat dan kriminalitas meruyak.

Meski begitu, akhirnya Pasar Sentral selesai dibangun dan diresmikan pada 24 Februari 1933.

Baca Juga: Harlah Ke-51 PPP, Fathan Kamil: Ini Momen Penting untuk Mengembalikan Izzahnya Ummat

Acara peresmian dilakukan dan ditandai dengan penyelenggaraan acara Pasar Malam mulai tanggal 24 Februari hingga 4 Maret 1933.

Pasar Malam dipilih mengingat pada masa itu, kegiatan tersebut sangat populer di kalangan masyarakat. Selain menawarkan aneka barang dengan diskon khusus, dalam acara Pasar Malam juga digelar aneka hiburan rakyat.

Mulai pertunjukan musik, opera, pemutaran film hingga permainan-permainan berhadiah. Ada 98 stan usaha yang berpartisipasi dalam acara Pasar Malam Medan 1933.

Baca Juga: Penataan Kawasan Monju Ditarget Selesai Pekan Depan, Ini Lokasi PKL dan Tempat Parkir yang Baru

Pada tahun 1971 dua dari empat bangunan yang tersisa terbakar. Lalu pada tahun 1978 dua bangunan yang tersisa juga terbakar.

Akibatnya para pemilik kios terpaksa menggelar dagangan mereka dijalanan disekitar daerah tersebut untuk dapat tetap berjualan.

Pemerintah kemudian membangun bangunan baru yang bertingkat sebagai pengganti bangunan lama yang terbakar. Pada saat yang sama, bangunan yang baru tersebut juga membuat keadaan pasar tertata dengan lebih rapi.

Baca Juga: Perawan Asal Tasikmalaya, Siap Dikunjungi Hingga Malam Hari, Tawarkan Eksotika Pemandian Air Panas Tujuh Rasa

Medan Mall dirancang dengan konsep keluarga oleh PT Medan Mall bersamaan dengan Plaza Medan Fair. Dan secara resmi dibuka pada tanggal 23 September 1994.

Medan Mall bersebelahan dengan Olympia Plaza yang juga mall tertua di Kota Medan dan masih aktif hingga sekarang, meski pengunjung sudah mulai berkurang. ***