POJOKSATU.id - Skuat PSMS Medan datang dengan mengusung mencuri poin di markas Sumsel United paga laga ke-12 Pegadaian Championship 2025/2026, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Senin sore, 24 November 2025.
Berbekal kemenangan 2-0 di Putaran I di Stadion utama Sumatera Utara, PSMS ingin mengulang hasil positif itu di kandang Sumsel United.
Pun demikian, PSMS tidak ingin jemawa. Mengingat, inkonsisten hasil laga yang diraih tim berjuluk Ayam Kinantan itu. Teranyar, imbang 1-1 dari PSPS di kandang, Rabu malam, 19 November 2025.
Baca Juga: Mengapa BLT Kesra Disebut Bantuan Tambahan? Simak Perannya di Akhir Tahun 2025
Pelatih PSMS, Kas Hartadi, memastikan timnya telah mempersiapkan diri secara matang dan membawa 20 pemain dalam lawatan ke Palembang.
"PSMS membawa 20 pemain. Untuk persiapan, kami sudah siap untuk pertandingan besok sore menghadapi Sumsel United,” ujarnya pada sesi temu pers jelang pertandingan, Minggu, 23 November 2025.
Baginya, tim lawan bukan rival yang mudah dikalahkan. Dari klasemen saja, PSMS ada di peringkat 7, sementara Sumsel di posisi 3.
“Sumsel United adalah tim yang sangat luar biasa, cukup bagus. Makanya kami berusaha semaksimal mungkin untuk pertandingan besok supaya bisa meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Kemenangan 2-0 atas Sumsel United di Stadion Utama Sumatera Utara, namun Kas mengingatkan bahwa pertandingan di kandang lawan akan berbeda.
“Saya pikir di Medan Sumsel kalah 2-0. Besok meskipun main di home, Sumsel main yang terbaik. Strategi, taktik, mental sudah kita siapkan,” jelasnya.
Sementara itu, bagi Kas Hartadi, laga ini sarat kenangan dan emosional. Pasalnya, Palembang, sekadar kota lawan bagi pelatih asal Solo itu, melainkan tempat yang telah membesarkan kariernya, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Baca Juga: Remaja Bandung yang Viral Akhirnya Muncul! Perjalanan dari Kamboja Penuh Tanda Tanya
“Yang pasti kenangan itu tidak mungkin terlupakan. Dari sejak saya jadi pemain dari 1987–1991 saya di Palembang, dan saya merintis karier mulai dari Palembang juga. Dari 2006 sampai 2014, saya dibesarkan dari Sriwijaya FC untuk di kepelatihan,” ungkapnya.
Tetapi, Kas Hartadi menegaskan akan menjunjung profesionalisme dalam laga ini.
“Untuk pertandingan besok saya profesional. Meskipun saya dibesarkan di Palembang, dan saya sekarang ada di PSMS, saya tetap bermain semaksimal mungkin memberikan hasil terbaik untuk PSMS besok sore,” tegasnya.
Mengenai kondisi skuad, Sumsel dipastikan tampil tanpa gelandang terbaik Diego Pires Dall'Oca yang harus absen pada laga ini.
Meski demikian, Kas menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap seluruh pemain Sumsel tetap diperlukan. “Daloca meskipun tak main, kita tetap waspadai semua pemain Sumsel United,” jelasnya.
Baca Juga: Rugi Banget Kalo Gak Tahu! Ini Hak dan Kewajiban PPPK Paruh Waktu Berdasarkan Aturan Baru
Pemain PSMS, Budhiar, menambahkan, bahwa seluruh pemain datang dengan motivasi besar untuk bangkit setelah hasil yang kurang memuaskan dalam tiga laga terakhir.
“Kami para pemain sangat siap, apalagi di tiga pertandingan terakhir hasil kami kurang bagus. Kami bertekad untuk bisa memperbaiki posisi kami di klasemen,” ujarnya. ***
