POJOKSATU.id, KARO - Terjadi banjir bandang di salah satu tempat wisata pemandian air panas yang berada di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Adapun tempat wisata tersebut adalah pemandian air panas Pariban, karena hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (7/5/2024), sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam keterangannya, Kepala Humas Polres Karo, Aiptu Budi Sastra mengungkapkan dalam peristiwa bencana alam itu, tidak ada korban jiwa.

Baca Juga: Jelang Pendaftaran PPG Prajabatan 2024 Ditutup 15 Mei, Peserta Diingatkan Pengumuman dan Tahapan Seleksi Ini, Cek Lagi

Petugas kepolisian dari Polsek Simpang Empat langsung turun untuk melakukan pengecekan di lokasi air bah tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh Polres Karo, banjir bandang itu, melanda objek wisata Pariban Hot Spring'S dan lahan pertanian warga Desa Semangat Gunung.

Budi Sastra mengungkapkan pihaknya, juga langsung berkordinasi dengan pengelola objek wisata tersebut.

Baca Juga: SIMAK, Akumulasi Formasi CASN 2024 di Instansi Pemerintah Daerah Wilayah Sumatera

"Berdasarkan keterangan Kepala Desa semangat Gunung, Imran Surbakti. Bahwa pasca terjadi air bah yang diakibatkan curah hujan yang tinggi di Desa Semangat Gunung dan tidak adanya korban jiwa, hanya berdampak beberapa lahan pertanian yang terkenang air," kata Budi, Selasa (7/5/2024) malam.

Peristiwa bencana alam air bah ini, menjadi viral di media sosial. Apa lagi, objek wisata Pariban Hot Spring'S, merupakan objek wisata terkenal di Sumut, dan banyak dikunjungi masyarakat.

Dijelaskan Budi, berdasarkan keterangan owner Pariban Hot Spring's, Ardian Surbakti bahwa lokasi Pariban dilintasi parit dan akibat luapan air tidak, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga: Dorong Lapangan Kerja di Sumut Meningkat, Sekda Arief S Trinugroho: Perlu Keberimbangan antara Pencari dan Lapangan Kerja

Sedangkan, material pada saat terjadi air bah sunyi pengunjung. Ditambahkan Budi, peristiwa banjir bah dengan kondisi air sudah kembali normal. Namun, tetap dalam pemantauan dan pengawasan pihak kepolisian.

"Pukul 16.00 wib, debit air bah sudah menurun dan kembali normal," tutur Kasi Humas Polres Karo. ***