POJOKSATU.ID, MEDAN - Tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Polrestabes Medan tangkap 7 orang anggota geng motor yang melakukan perampokan sepeda motor.

Komplotan itu bernama 'Setan Merah Berdarah' (SMB), ditangkap oleh Polrestabes Medan saat melakukan perampokan sepeda motor di depan PT Trakindo, Jalan Sisingamangaraja, pada Sabtu (12/10/2024) lalu.

Kapolrestabes Medan, Kombes Gidion Arif Setyawan, mengungkapkan bahwa para pelaku tidak hanya terlibat dalam aksi perampokan, tetapi juga kerap melakukan aksi tawuran dan membawa senjata tajam saat berkeliling Kota Medan.

Baca Juga: Panglima Laskar Macan Ali, Prabu Diaz, Dianugerahi Penghargaan Tokoh Penggerak Toleransi Internasional oleh API di Cirebon

"Mereka ini mencari eksistensi dengan cara yang salah," tegas Kapolres.

Dari hasil penangkapan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor hasil curian, celurit, pedang, dan anak panah buatan.

"Meskipun tujuh orang telah diamankan, hanya tiga orang dewasa yang ditampilkan ke publik, sementara empat lainnya masih di bawah umur," ujarnya.

Baca Juga: Gara-Gara Oknum Guru SDN Pasirjengkol 2, Siswi di Karawang Trauma ke Sekolah

Menurut Kapolres Gidion, para pelaku, terutama yang masih di bawah umur, bergabung dengan geng motor karena ingin dianggap keren dan mencari perhatian.

"Mereka kerap bergerombol, membawa senjata tajam, dan mengacungkan bendera kelompoknya," terangnya.

Untuk mengatasi permasalahan geng motor yang semakin meresahkan, Polrestabes Medan telah melakukan berbagai upaya, seperti meningkatkan patroli, menjalin kerjasama dengan pihak sekolah, dan melibatkan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga: Instrumen Penilaian Uji Kinerja UKPPPG Guru Tertentu untuk Rubrik VIDEO PRAKTIK PEMBELAJARAN, Pelajari 19 ASPEK Ini Harus Ada dalam Rekaman

Kapolres juga mengimbau kepada orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya dan memberikan pengawasan yang ketat.

"Mari kita bersama-sama mencegah anak-anak kita terjerumus ke dalam tindakan kriminal," ajak Kapolres.

Selain peran kepolisian, partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan dalam memberantas aksi kejahatan yang dilakukan oleh geng motor.

Baca Juga: Di Ajang JRF, Puluhan Pelari Indorunners Berhasil Finish Perdana Full Marathon

Masyarakat diminta untuk segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib. ***