POJOKSATU.id, SUMUT - Andaliman adalah salah satu bumbu masak dari tanah Batak yang kerap dicari.

Pada masa penjajahan Belanda, aroma rempah nusantara memang kerap memikat manusia di seluruh dunia. Andaliman merupakan tumbuhan yang sering dimanfaatkan untuk penyedap dan pengawet makanan.

Andaliman banyak ditemukan di kawasan Sumatera Utara pada daerah dengan ketinggian 1.100 sampai 1.500 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga: Kapolda Sumut Ucapkan Bela Sungkawa Meninggalnya Serda Syaiful Anwar di Siantar

Bentuknya bulat kecil menghitam mirip dengan lada. Hanya saja ukurannya lebih kecil dengan warna hijau saat masih muda. Tidak hanya itu, andaliman memiliki aroma harum seperti jeruk.

Di dunia kuliner, andaliman disukai karena cita rasanya yang khas dan memiliki sifat sensorik.

Saat digigit, rasanya sedikit segar seperti jeruk, pedas menggigit, dan meninggalkan sensasi getir, kelu, atau kebas di lidah. Sensasi tersebut muncul karena kandungan hydroxy-alpha-sanshool di dalamnya.

Baca Juga: Mengetahui Filosofi dan Resep Arsik, Hidangan Khas Masyarakat Batak Menu Santap di Natal 2023

Karena aroma dan rasanya yang kuat, penggunaan andaliman sebagai bumbu masakan harus dengan takaran yang tepat. Jika terlalu banyak dapat merusak cita rasa masakan itu sendiri.

Rempah ini biasanya hanya digunakan sedikit saja sebagai penyedap. Andaliman telah lama digunakan masyarakat tradisional Sumatra Utara sebagai bumbu masakan khas Batak.

Meski telah menjadi bagian tradisi kuliner Batak Toba, andaliman termasuk rempah yang masih sulit dibudidayakan. Ini karena bijinya yang sulit berkecambah.

Baca Juga: Kuasa Hukum Ungkap Penyebab Lukas Enembe Meninggal Dunia, Oh Ternyata

Sebagian petani mengandalkan bibit dari pohon andaliman liar untuk dibudidaya. Ada juga yang menggunakan metode setek untuk mengembangkan bibit andaliman.

Nenek moyang orang Batak yakin bahwa semesta ini diciptakan oleh Ompu Mulajadi Nabolon, berwujud tiga debata utama, yakni Batara Guru, Soripada, dan Mangalabulan.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Nommensen Pangihutan (2021), mengenai "Andaliman (Zanthoxylum Acanthopodium DC.), a Rare Endemic Plant from North Sumatra that Rich in Essential Oils and Potentially as Antioxifant and Antibacterial, andaliman memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan seperti:

Baca Juga: 3 Tempat di Siantar ini Cocok untuk Dikunjungi Saat Libur Tahun Baru Bersama Keluarga

1. Mengobati pencernaan

2. Mengobati asma dan bronkitis

3. Mengobati penyakit jantung

4. Mengatasi diare

Selain buahnya yang bermanfaat ternyata daun, dan kulit akar dari andaliman juga digunakan untuk menyembuhkan sakit perut, sakit gigi, batuk, dan rematik. ***