POJOKSATU.id, BATUBARA-Sosok Desi Pohan menarik perhatian publik setelah mendaftar sebagai calon wakil bupati (Wabup) Batubara melalui Partai PDI Perjuangan, Kamis, 2 Mei 2024.

Sebagai putri daerah dan sementara perempuan satu-satunya yang mendaftar bakal calon Wabup Butubara, Desi Pohan ingin membangun dan berkontribusi untuk tanah kelahirannya itu. 

Desi Pohan menegaskankan Kabupaten Batubara memiliki potensi daerah yang luar biasa dengan keberadaan sejumlah perusahaan besar seperti perusahaan minyak, kawasan ekonomi khusus Sei Mangke, Pelindo, Inalum, perkebunan sawit, pertanian, perikanan dan lainnya.

Pemilik nama lengkap Ramdeswati Pohan ini memaparkan dengan potensi sumber daya alam dan manusia yang besar itu seharusnya masyarakat Batubara sejahtera.

Baca Juga: 227 Perusahaan di Sumut dapat Penghargaan Lingkungan Hidup, Hassanudin Berharap Kapasitas Daerah Meningkat Kelola SDA

Namun data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara menyebutkan angka pengangguran terbuka di tahun 2023 mencapai 6%.

Angka ini berada di atas angka pengangguran terbuka di Sumatera Utara yaitu 5,8%.

"Jadi kita melihat persentasi pengangguran ini cukup tinggi. Sementara melihat potensi yang ada, selain keberadaan Perusahan berskala Nasional dan Internasional, sektor pertanian dan perkebunan serta kelautan juga sangat luar biasa, aneh rasanya jika tingkat pengangguran masih tinggi," ujarnya.

Desi mengatakan dengan potensi tersebut, banyak peluang yang bisa dikembangkan melalui produk atau sumber daya alam di wilayah guna membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Deteksi Dini Penyakit Menular, Rutan I Labuhan Deli Kolaborasi Bersama Puskesmas Screenning HIV dan Sifilis ke Warga Binaan

Saat mendaftar dan mengembalikan formulir di Partai PDI Perjuangan Batubara, Ramdeswati Pohan diterima Ketua Tim Penjaringan Pilkada, Abdullah sembiring bersama Sekretaris DPC PDIP Perjuangan Batubara, Jalasmar Sitinjak.

Jalasmar Sitinjak mengatakan sejak pendaftaran Bupati dan Wakil Bupati dibuka 16 April, hingga 2 Mei 2024, sudah ada lima yang mengambil formulir calon bupati/wakil bupati Batu Bara melalui PDI Perjuangan Batubara.

"Yang mengembalikan belum ada, yang sudah mengambil formulir 5, ada yang mau bupati, dan wakil," ujarnya.

Untuk penjaringan calon bupati/wakil bupati ini pihaknya hanya menyampaikan usulan. Sebab keputusan tetap berada di tangan Dewan Pengurus Pusat.

Baca Juga: Puji 'The Architecture of Love', Acha Septriasa Sebut Film Ini Menunjukkan Bisa Menemukan Cinta Meski Bukan dari Orang yang Mencintai Kita

Sementara pendaftaran bupati/wakil bupati ini, para calon juga bisa melalui Dewan Pengurus Daerah Provinsi maupun Dewan Pengurus Pusat.

Selain mendaftar di PDI Perjuangan, Desi Pohan juga mengambil formulir pendaftaran bupati/wakil bupati di PAN Batubara yang diterima dan disambut Ketua Tim Pilkada PAN Batubara, Khairul CH, bersama Sekretaris PAN Batu Bara, Romi Lubis.

Khairul CH menyebutkan sejak membuka pendaftaran calon bupati/wakil bupati 17 April 2024, sejauh ini ada 7 yang mendaftar dan mengambil formulir.

Dari tujuh calon ini sebutnya, Desi Pohan menjadi satu-satunya perempuan.

Khairu menjelaskan, DPD PAN menerima pendaftaran secara terbuka baik kader dan non partai. Kemudian, melakukan penjaringan, evaluasi, survei terhadap tokoh-tokoh yang mendaftar.

Baca Juga: Prabowo Diminta Selektif Memilih Calon Kabinet, Luhut Binsar: Jangan Bawa Orang Toxic ke Pemerintahan

Soal calon yang diusung, ditegaskan Khairul, PAN akan mengusung calon yang memiliki peluang menang dengan melakukan survei terhadap popularitas calon di masyarakat.

Pun, Khairul mengatakan tahapan itu tetap berjalan meskipun yang menentukan penetapan calon tetap kewenangan DPP PAN.

Desi Pohan selama ini dikenal sebagai jurnalis andal dan pernah menjabat Ketua Forum Jurnalis Perempuan (FJPI) Sumatera Utara.

Kemudian, dia melebarkan sayapnya menjadi Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Sumatera Utara selama dua periode 2014-2022.

Setelah itu, dia mengabdikan diri sebagai dosen akademisi di perguruan tinggi. ***