POJOKSATU.ID, SUMUT - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengatakan salah satu kompetensi penting yang wajib dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah inovasi.

Menurut Agus Fatoni dengan berpikir inovatif maka akan berdampak bagi pembangunan nasional.

“Berpikir inovatif meninggalkan pola pikir lama yang mungkin tidak relevan dengan sekarang, dengan inovasi kita akan beradaptasi dengan zaman yang selalu bergerak cepat,” kata Fatoni, dikutip Senin (4/11/2024).

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Jaga kesehatan di Musim hujan! Berikut caranya agar badan tak mudah sakit!

Oleh karena itu, Fatoni pun mendorong terciptanya ekosistem inovasi di tempatnya bertugas yaitu Sumut.

Menurutnya, membentuk ekosistem inovatif merupakan langkah pertama yang perlu dilakukan agar Sumber Daya Manusia (SDM) bisa berinovasi secara keseluruhan.

“Yang pertama kita lakukan itu mendorong ekosistemnya, kalau ekosistemnya sudah ada, semuanya akan tergerak bersama-sama, melakukan inovasi atau berpikir inovatif dalam menyelesaikan masalah,” ujar Fatoni.

Baca Juga: Mendikdasmen Sebut NOMINAL dan JUMLAH GURU Penerima Kenaikan Gaji Guru 2025 Sudah Ada, JAWABANNYA di Kantong Dijen GTK, Ada 6 Kesimpulan

Selain inovatif, aparatur pemerintah juga harus memiliki ilmu di bidang yang digelutinya sehingga bisa menyelesaikan masalah dengan tepat. Tak hanya itu, pembangunan karakter terhadap aparatur pemerintah juga perlu terus dilakukan.

Sebelumnya, pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakonas) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Kegiatan ini berlangsung di Zuri Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (1/11/2024) lalu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan penting peningkatan kualitas sumber daya manusia pemerintah.

Menurutnya, SDM menjadi kunci bagi pembangunan sehingga bisa menjadi negara maju.

Baca Juga: Panen kekayaan, 8 Weton ini di Prediksi Akan Jadi jutawan! Smak Penjelasannya

“Kita dapat melihat perbandingan negara lain yang telah maju, bagaimana SDM itu menopang kuat atau tidaknya negara,” kata Mendagri.

Mendagri berharap Rakornas tersebut benar-benar memberikan perubahan bukan hanya seremonial saja. Karena menurutnya, revolusi peningkatan SDM harus dimulai dari aparatur pemerintah mulai dari ASN, TNI, Polri serta pemegang kebijakan.

“Kalau kita ingin Indonesia maju, kita harus mulai dari SDM. Selain itu juga, era teknologi informasi. Dorong anak untuk lebih produktif dan membuat lapangan pekerjaan tidak berlomba untuk menjadi ASN saja,” ucap Mendagri. ***