POJOKSATU.id, PANYABUNGAN – Sebanyak delapan Puskesmas di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, tak miliki mobil ambulans. Kondisi ini sudah berlangsung lebih setahun.
Menurut Plt Kadis Kesehatan Madina dr Faisal Situmorang, anggaran Pemkab Madina tak mencukupi untuk pengadaan mobil ambulans tahun 2023 ini.
Plt Kadis Kesehatan berharap pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan memberikan perhatian atau turun tangan.
Delapan puskesmas ini dulunya memiliki mobil ambulans, namun seiring waktu, ambulans ini mengalami kerusakan ringan dan berat, sehingga mobilnya ikut dilelang.
Baca Juga: Beda Reaksi AHY Saat Deklarasi Cawapres Anies dan Prabowo, dari Marah jadi Lebih Penurut
Saat ini ada 26 Puskesmas di Mandailing Natal yang tersebar di 23 kecamatan.
Delapan Puskesmas yang tak memiliki mobil ambulans ini tersebar di berbagai kecamatan antara lain Puskesmas Tambangan di Kecamatan Tambangan, Puskesmas Malintang di Kecamatan Bukit Malintang.
Lalu Puskesmas Maga di Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Puskesmas Gunung Tua di Kecamatan Panyabungan, Puskesmas Gunung Baringin di Kecamatan Panyabungan Timur.
Puskesmas Hutabargot Kecamatan Hutabargot, Puskesmas Ulupungkut di Kecamatan Ulupungkut dan Puskesmas Patiluban Mudik di Kecamatan Natal.
Baca Juga: Kini Jokowi vs Megawati, Ini Bukti-bukti Kuatnya Pembelaan Megawati Saat Jokowi Dihina
Menurut Kadis, anggaran Pemkab Madina tak mencukupi untuk pengadaan ambulans. Untuk satu ambulans membutuhkan dana Rp 500 juta hingga Rp 700 juta per unit.
“Mobil ambulans nanti dilengkapi peralatan medis sehingga bisa menangani orang yang sakit ketika dibawa dalam perjalanan,” ungkapnya dihubungi Pojoksatu.id, Senin (23/10).
Dengan kondisi kekurangan mobil ambulans ini, Dinas Kesehatan Madina telah menyediakan satu unit ambulans yang standby di Dinas Kesehatan untuk penanganan darurat.
“Ada satu ambulans kita sediakan, sifatnya gawat darurat atau panggilan darurat 119,” jelasnya.
Plt Kadis menginformasikan, di tahun 2024 nanti, kemungkinan ada penambahan satu unit ambulans untuk Dinas Kesehatan Madina dari pengusulan yang mereka lakukan.
Dengan kondisi kekurangan mobil ambulans di 8 Puskesmas atau 8 kecamatan yang ada di Madina saat ini, Dinkes Madina berharap perhatian pemerintah pusat.
“Anggaran Pemkab Madina banyak tersita untuk Pemilu 2024,” ujarnya.***



