POJOKSATU.ID, SUMUT – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggagas program mudik gratis bermartabat, untuk meringakan beban masyarakat, saat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.
Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumut, Agustinus, pada Rabu 22 Maret 2023. Dikatakannua mudik gratis ini, akan diberangkatkan dari Kantor Gubernur Sumut, di Jalan Diponegoro, Kota Medan, Rabu 19 April 2023 atau H-2 Lebaran 2023.
Untuk rute Mudik Gratis Bermartabat ini, yakni dengan tujuan dari Kota Medan ke Penyabungan, Padangsidimpuan, Sibolga, Rantau Prapat, Gunung Tua, Sidikalang, Salak, Stabat dan Besitang.
“Mudik gratis, total ada 30 bus. Itu nanti kita berangkatkan tanggal 19 April 2023 atau H-2 Lebaran. Kita berangkatkan dari kantor Gubernur Sumut,” kata Agustinus.
Untuk diketahui, pendaftaran mudik gratis Bermartabat ini, cukup mengisi google form, yang tertera dalam bentuk barcode di flayer tersebar. Untuk mudik gratis, Agustinus mengungkapkan gratis dan tanpa dipungut biaya.
“Ini betul-betul free, tidak biaya. Bus seatnya beda-beda, kita ada bus yang sedang dan bus yang besar. Pastinya (pendaftaran mudik gratis), warga Sumut dan tinggal mengisi link atau barcode yang sudah sampaikan di flyer,” kata Agustinus.
Sejak dibuka pendaftaran, Senin 20 Maret 2023. Agustinus mengungkapkan sudah 121 calon pemudik yang sudah mendaftar. Hal ini, tidak lepas antusias tinggi masyarakat mengikuti program mudik gratis ini.
“Sudah lumayan ini, sudah ratusan. Tadi saya cek sudah 121. Ada yang minta satu grup, saya bilang tetap di registrasikan. Kalau kita diidentifikasi bisa satu grup, kita upayakan satu grup juga,” sebut Agustinus.
Agustinus menjelaskan tujuan mudik gratis digelar Pemprov Sumut, untuk mengurangi beban masyarakat. Terutama biaya transportasi aktivitas mudik, karena beban cukup tinggi.
“Mudik gratis bisa mengurangi biaya transportasi. Juga bisa langsung bisa menekan inflasi lah, itu yang pertama,” jelas Agustinus.
Yang kedua, Agustinus mengharapkan dengan program mudik gratis ini. Mampu menekan angka kecelakaan lalulintas saat arus mudik berlangsung. Karena, masyarakat mudik menggunakan sepeda motor, bisa dialihkan ke bus ini.
“Kedua, kita harapkan ada safeting, ada perpindahan dari orang mudik naik sepeda motor ke bus. Karena, lebih nyaman kita fasilitasi sampai tiba, kita siapkan juga untuk berbuka puasa snack, makannya dan lain-lainnya,” sebut Agustinus sembari menekan angka kecelakaan lalulintas saat arus mudik berlangsung. (TIK/pojoksatu)
BACA JUGA: Pemprov Sumut Buka Beasiswa Magister Ilmu Kedokteran Tropis untuk PNS di USU