Danau Toba Rally 2022 : Rifat Sungkar Siap Adu Cepat dengan Ijeck

Kejurnas Rally Danau Toba 2022
Wakil Gubernur Sumatra Utara, Musa Rajekshah bersama pembalap nasional Rifat Sungkar dalam konferensi pers Danau Toba Rally 2022, di Parapat, Jumat (5/8/2022). Foto : Istimewa.

POJOKSUMUT.com, PARAPAT-Pembalap nasional, Rifat Sungkar siap bersaing dengan puluhan pereli di Danau Toba Rally 2022 yang digelar di Hutan Tanaman Industri TPL, Sektor Nauli, Parapat, Simalungun, mulai Sabtu dan Minggu 6-7 Agustus 2022.


Danau Toba Rally 2022 ini merupakan seri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally yang akan menyajikan persaingan adu cepat 46 pembalap lokal dan nasional.

Rifat Sungkar yang sempat vakum 12 tahun akan bersaing dengan puluhan pereli termasuk Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, yang selama ini dikenal menggeluti di dunia reli nasional. Selain itu, ada juga Juara Sprint Rally seri 1 dan 2, Ryan Nirwan.


Bagi Rifat Sungkar, Danau Toba Rally 2022, ibarat nostalgia pertemuannya dengan Ijeck-sapaan Musa Rajekshah. “Ini nostalgia cukup menyenangkan bagi saya, ini reli pertama saya 12 tahun terakhir. Saya bertemu dengan lawan saya, 25 tahun lalu. Bang Ijeck pada tahun 1997,” sebutnya di konferensi pers Danau Toba Rally, Jumat (5/8/2022) di Parapat.

Rifat tidak ahanya beradu cepat di spesial stage Danau Toba Rally 2022 dengan Ijeck, melainkan juga Arjianshah, yang merupakan anak dari Ijeck. Ya, ayah dan anak ini menjadi rival di balapan kali ini.

BACA JUGA : ASEAN Para Games 2022 : Pasutri Asal Sumut Catat Sejarah, Sumbang Hattrick Medali Emas

Ijeck berharap Danau Toba Rally 2022 berlangsung dengan baik, akan target berikutnya bisa menggelar kejuaraan dunia di kawasan wisata tersebut.

“Hari ini kejuaraan nasional insya Allah, nanti kita akan gelar kejuaraan dunia rally di area Danau Toba ini juga. Menghadirikan kejuaraan dunia apapun itu tidak mudah, kita punya anggaran belum tentu kalender event itu bisa datang. Kita punya kesempatan menghadirkan APRC pada 23 sampai 25 september tahun ini dan mengembalikan WRC di tahun depan,” ujarnya.

Ijeck mengatakan event bertaraf dunia ini, lanjut Ijeck bukan hanya terbatas untuk promosi pariwisata Danau Toba saja, tapi juga promosi Indonesia secara keseluruhan.

“Kita buktikan kalau event dunia aman dilaksanakan di Indonesia, masyarakatnya ramah-ramah. Ini jadi promosi yang tidak perlu dana tapi efeknya besar ke negara-negara lain. Kawan-kawan media internasional datang meliput, keindahan Danau Toba diketahui oleh banyak orang,” tegasnya.

Ijeck juga memuji Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut untuk melaksanan Danau Toba ini Rally 2022 ini. Karena selain banyak tantangan dan sedikit juga butuh dana.

Soal persaingan di reli kali ini, Ijeck mengaku sudah memersiapkan diri dengan kendaraan Subaru WRX.

“Kendaraan masih pakai kendaraan lama. Kendaraan baru belum bisa untuk kejurnas. Mudah-mudahan bisa maksimal. Semua peserta target juara. Pereli Sumut paling tidak masuk 5 besar ataupun target tiga besar,” sebutnya.

Ijeck menjelaskan trek Danau Toba Rally tahun ini diset lebih menantang daripada tahun sebelumnya. Mulai dari Huta Tonga, Aek Nauli, dan Gorbus.

“Berbeda dari lintasan biasanya. Selama tahun lalu itu juga menjadi daerah special stage (SS). Tapi kali ini panitia membuka lagi daerah sebelah kanan yaitu Huta Tonga yang dulu saat kejuaraan dunia reli dipakai sebagai special stage,” jelasnya.

“Jadi memang karakternya beda antara Gorbus dengan Huta Tonga. Jalanannya lebih banyak menanjak dan turunan serta tanahnya beda karakter tanahnya. Cukup menantang. Kita buat trek ini berbeda-beda terus supaya tidak monoton. Tidak menguntungkan peserta yang sudah pernah ikut. Jadi semua sama-sama merasakan trek baru (di Danau Toba Rally 2022),” ungkap Ijeck. (*/nin/pojoksumut)