Jelang Putaran II, Sinyal Kuat Gurning Coret Duo Pemain Naturalisasi PSMS

Diallo dan Al Hadji tak dibawa dalam lawatan ke Persiraja.

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Tuntas sudah seluruh laga putaran I Liga 2 yang dilakoni PSMS Medan dengan raihan 20 poin dari 6 kali menang, 2 seri, dan 3 kali kalah, dan finis di peringkat ketiga.


Kini saatnya, tim pelatih harus mengevaluasi skuadnya untuk putaran II yang akan dilangsungkan 24 Agustus 2019 mendatang melawan PSPS di Stadion Teladan.

Evaluasi mendasar adalah mempertahankan 24 pemain yang ada, atau mendepak pemain lama dan menggantinya dengan amunisi baru.

Rapat tim pelatih dan manajemen dijadwalkan akan digelar Jumat (16/8/2019) di Sekreatriat PSMS, Komplek Stadion Kebun Bunga.


Namun, saat ini sinyal siapa saja yang terbuang sudah terasa. Dari beberapa informasi ada 9 pemain yang rawan didepak, terkhusus dua pemain naturalisasi, Mohamadou Al Hadji dan Mamadou Diallo.

Pelatih PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning menyebut dari 11 laga di putaran I lini belakang menjadi sorotan utamanya. Pasalnya sudah 11 gol lawan bersarang ke gawang PSMS, yang secara rata-rata satu gol per laga.

“Dari hasil mengecewakan sekali, tapi secara keseluruhan kita evaluasi lini pertahanan untuk di putaran kedua nanti. Pertahanan kita banyak kebobolan. Nanti kita hari minggu pagi latihan lagi,” ujar Gurning saat dihubungi, Kamis (15/8/2019) sore.

Secara umum, di transfer window ini, tim pelatih dan manajemen akan mendatangkan pemain baru mulai dari posisi stopper, striker, hingga penjaga gawang.

Jika ada pemain baru, tentu bakal ada yang dibuang. Hanya saja, siapa nama-namanya Gurning belum mau membocorkan. Karena apa yang diputuskan pelatih harus dirapatkan lagi dengan manajemen. “Jumat nanti kami ada rapat dengan manajemen. Nanti, kita putuskan semuanya. Penjaga gawang, striker, sama stopper rencana akan kami datangkan pemain baru,” aku Gurning.

Pun, terkecuali untuk dua pemain naturalisasi, Gurning tampak bulat pada keputusannya. “Langsung kita coret ya. Al Hadji kurang disiplin lah. Sudah gitu sering emosional,” ujarnya. Sedangkan, Diallo disebutnya kurang berkembang di tim sehingga sering jadi cadangan bahkan sering tak masuk line up. (nin/pojoksumut)