Ricuh! Penertiban Warkop depan RS Elisabeth, Kepala Satpol PP Disiram Air Panas

Kondisi beberapa anggota tubuh Kasatpol PP Medan yang terkena siraman air panas. Foto : ist

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kepala Satpol (Kasatpol) PP Kota Medan, H M Sofyan harus dibawa ke rumah sakit karena disiram air panas di tengah-tengah penertiban pedagang kali lima (PKL) atau warung kopi (warkop) di depan RS Santa Elisabeth, Jalan H Misbah, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, Rabu (7/8/2019).


Penertiban lanjutan ini akhirnya berlangsung ricuh mulai dari makian, pemukulan ke petugas hingga berujung penyiraman air panas.

Pada pedagang emosi karena tidak terima lapaknya dibongkar, sementara Sofyan bersama seratusan petugas Satpol PP harus menertibkan sejumlah pedagang karena kembali membuka lapak dan berjualan di lokasi yang telah ditertibkan sebelumnya.


Sofyan langsung memerintahkan anggotanya untuk membongkar seluruh lapak yang telah didirikan kembali sejumlah pedagang.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sikap tegas itu dilakukan Sofyan karena para pedagang jelas-jelas melanggar Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan No.9/2009 tentang Larangan Penutupan Drainase Oleh Bangunan Liar Serta Ruang Manfaat Jalan. Kehadiran para pedagang, berikut lapaknya dianggap juga sangat mengganggu estetika serta memicu terjadinya kemacetan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sofyan dan petugasnya ikut melakukan pembongkaran. Selain mengangkat bangku ke dalam truk, Sofyan juga ikut ‘membersihkan’ peralatan berjualan pedagang.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Aksi Sofyan itu mendapat perlawanan dari salah seorang pedagang. Di saat pembongkaran lapak berlangsung, pria bertubuh tambun mengenakan kaos hitam dan bercelana pendek biru dengan penuh emosi langsung menyiramkan air panas sehingga mengenai Sofyan.

Sejumlah petugas Satpol PP langsung melindungi Sofyan. Siraman air panas tersebut mengeni lengan kanan, kepaladan leher Sofyan. Selai itu, sirama air panas juga engenai tubuh salah seorang petugas Satpol PP, sementara satu lainnya mengalami pemukulan.

Sofyan beserta petugas Satpol PP itu kemudian dibawa ke RS Elisabeth utnuk mendapatkanpertolongan. Usai mendapatkan pengobatan. Sofya masih sempat mmipim kembali peneiban, sedangkan pria yang melakukan penyiraman air panas langsung kabur.

Beberapa anggota tuuh Sofyan disiram air panas tampah melepuh hingga terpaksa dibawa ke RS Royal Prima untuk dirawat lebih intensif.

Dari informasi di lokasi, salah satu pedagang yang melakukan pemukulan kepada petugas Satpol PP sudah diamankan.

Sofyan sendiri mengaku tidak trauma akan kejadian ini. Menurtunya, sudah beberapa kali menerima serangan seperti ini. Sebelumnya di Jalan Sutomo selain dilempar batu, dia juga sempat disiram air cabai giling.

“Ini merupakan konsekwensi dari tugas yang kita lakukan, apa yang saya alami hari ini tidak menghalangi semangat dan tanggung jawab jajaran Satpol PP untuk melaukkanp penertiban. Sebab, tugas Satpol PP utamanya untuk penegakan peraturan baikPerda maupu nPerwal. (*/nin/pojoksumut)