Tiga Terdakwa Kasus 15 Kg Sabu Dituntut 19 Tahun Penjara, Dinilai Terlalu Ringan

Ketiga terdakwa saat mengikuti persidangan di Pengadilan Negri Tanjungbalai. Foto : Taufik/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, TANJUNGBALAI-Agus, Diki dan Nurfahmizal terdakwa kasus kepemilikan 15 Kilogram narkotika jenis sabu dituntut penjara masing-masing selama 19 tahun denda Rp1 miliar subsider 6 bulan pada persidangan di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Senin (5/8/2019).


Dalam tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Friska Afni SH pada ketiga terdakwa dinyatakan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika sesuai dakwaan Pasal 114 ayat 2 Jo UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Menanggapi tuntutan JPU itu, majelis hakim yang diketuai Vera Yetti Magdalena SH,MH menjadwalkan sidang selanjutnya, Senin (12/8/2019) depan dengan agenda pembacaan pembelaan (Pledoi) dari masing-masing penasehat hukum para terdakwa.

Sementara itu, beberapa elemen masyarakat yang mengikuti persidangan menilai bahwa tuntutan JPU kepada ketiga terdakwa dinilai terlalu ringan. Pasalnya, perbuatan komplotan peredaran narkotika itu sudah tergolong terorganisir dan bertaraf internasional. Hal itu mengingat sebanyak 15 Kg sabu ditangkap bersama seorang warga negara Malaysia dan dikawal oleh seorang terdakwa yang notabene merupakan oknum polisi berpangkat Brigadir di Polres Tanjungbalai.


“Tuntutan JPU itu sangat ringan, tidak sebanding dengan perbuatan para terdakwa yang dengan sengaja bertransaksi narkotika antar negara. Dan barang bukti nya saja sudah belasan kilo. Bagaimana bisa memberikan efek jera bagi para pelaku peredaran narkoba lainnya. Sementara di fakta persidangan, ketiga terdakwa berbelit-belit dan salah seorang terdakwa juga telah mengakui perbuatannya,” ucap Surya Adi Lubis alias Osama kepada Wartawan, usai mengikuti persidangan.

Untuk diketahui, tiga terdakwa yaitu DP seorang personel Polri berpangkat Brigadir bertugas di Polres Tanjungbalai, AY alias AG (36) warga Jalan Mayor Umar Damanik Lingkungan IV, Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai dan NF bin R (23) warga negara Malaysia asal Sungai Kajang Baru, Tanjung Karang, Selangor, ditangkap polisi Sat Res Narkoba Polres Asahan bersama Polres Tanjungbalai, Selasa (18/12/2018) lalu.

Ketiga terdakwa ditangkap saat melintas mengendarai Mobil Vitara di Kisaran Kabupaten Asahan. Setelah diamankan dan diinterogasi polisi, satu mobil lainnya merek Inova BK 1565 TW ditemukan di areal perkebunan PT. Padasa Enam Utama Air Batu Asahan dengan membawa 3 tas berisi masing masing 5 bungkus sabu dengan berat keseluruhan 15 Kg.

Sementara itu, rekan ketiga terdakwa bernama Rio (DPO) dan Al (DPO) warga Tanjungbalai yang mengendarai mobil inova berisi 15 Kg itu melarikan diri setelah meninggalkan mobil Inova di perkebunan PT. Padasa tersebut. (cr-01/pojoksumut)