Ketua PKK Parepare Erna Taufan Hadiri Sharing Model Senior Junior KDEI di Jakarta

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Komunitas Desainer Etnik Indonesia (KDEI) menggelar sharing sesion antara Model Senior dengan model juniar.


Kegiatan yang digelar di Mall Plaza Semanggi, Jakarta itu dihadiri langsung oleh model senior pada jaman 70an hingga 80an. Untuk kategori model remaja terdiri dari usia 8 tahun hingga 20 tahun.

Ketua Tim PKK Parepare yang juga Pembina Komunitas Desainer Etnik Indonesia (KDEI) pusat, Erna Rasyid Taufan turut hadir.


Baca juga : Kejari Parepare Pulihkan Uang Negara Rp2,8 Miliar

Erna datang bersama Pengurus Dekranasda Kota Parepare, serta beberapa desainer etnik yang tergabung dalam komunitas tersebut.

Erna Rasyid Taufan mengatakan, kegiatan itu bermanfaat untuk melatih kreatifitas dan pengalaman antara model senior dengan pemula.

“Ini wadah latihan dan memberikan gambaran kreatifitas anak muda Indonesia dalam berkreasi,” kata dia,(23/9/2022).

Baca juga : Pertama di Indonesia, Parepare Terapkan Transfer Anggaran Berbasis Ekologi Lewat Program Alake

Erna menjelaskan, sebagai Desainer pihaknya mencari sosok bakat model yang terbaik. Dalam kesempatan tersebut istri Wali Kota Parepare itu berharap kegiatan tersebut terus berkesinambungan agar memberikan dampak positif bagi kemajuan Ekonomi.

“Selama ini kita terkatung-katung dengan kondisi Pandemi Covid-19, maka melalui sejumlah kegiatan nantinya para desainer bisa berkembang dan maju lagi. Para desainer etnik ini bisa memiliki daya saing sendiri untuk mengembangkab ekonomi masyarakat secara utuh, dalam mewujudkan Pulih Lebih cepat, Bangkit Lebih baik,” papar Ketua BKMT Kota Parepare itu.

Baca juga : Pemprov Sulsel Lakukan Audit Kasus Stunting di Parepare

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Parepare tersebut juga menekankan kepada seluruh pengurus KDEI agar memanfaatkan setiap kesempatan demi menuju Indonesia lebih baik tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah.

“Yang jelas sebagai bagian dari Pemerintahan di Kota Parepare, kami berharap agar organisasi ini tidak harus serta merta berharap bantuan Pemerintah, tapi bagaimana berbuat yang terbaik agar Pemerintah melirik kita,” jelasnya. (pojoksulsel)