Unasman Kembali Laksanakan KKN PUMD, 471 Mahasiswa Disebar pada 3 Kabupaten

Unasman Kembali Laksanakan KKN PUMD, 471 Mahasiswa Disebar pada 3 Kabupaten
Pelepasan KKN PUMD Universitas Al Asyariah Mandar Angkatan XXXV tahun 2022/2023.

POJOKSULSEL, POLEWALI MANDAR – Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman), kembali melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Program Unasman Membangun Desa (KKN PUMD) angkatan XXXV. Sebanyak 471 mahasiswa KKN PUMD disebar pada 3 kabupaten, yakni Polewali Mandar, Mamasa, dan Majene.


Sekertaris panitia KKN PUMD Naim Irmayani, S.Pd., M.Pd., mengatakan, KKN PUMD Unasman tahun 2022/2023 dilaksanakan pada tiga Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat, yakni Polewali Mandar, Mamasa, dan Majene.

Penempatan mahasiswa KKN PUMD, lanjut Naim Irmayani, terbanyak di Kabupaten Polewali Mandar. Mereka akan ditempatkan pada 30 desa yang meliputi 5 kecamatan, masing-masing Kecamatan Binuang, Kecamatan Anreapi, Kecamatan Wonomulyo, Kecamatan Tapango, dan Kecamatan Mapilli.


Selanjutnya, mahasiswa KKN PUMD yang ditempatkan di Kabupaten Mamasa meliputi 6 desa pada 2 kecamatan, yakni Kecamatan Sumarorong dan Kecamatan Mamasa

Sementara, penempatan mahasiswa KKN PUMD di Kabupaten Majene, hanya di Kecamatan Malunda yang meliputi 3 desa.

“Pelaksanaan KKN PUMD Universitas Al Asyariah Mandar merupakan kegiatan intrakurikuler yang secara operasional ditangani oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat,” kata Naim Irmayani pada Sabtu, 6 Agustus 2022.

Baca juga :

Cara Mahasiswa KKN Unasman di Kecamatan Bulo Promosikan Keunggulan Desa

Naim Irmayani menjelaskan, 471 mahasiswa KKN PUMD XXXV tahun 2022-2023 berasal dari 12 program studi (Prodi). Terbanyak dari Prodi Ilmu Pemerintahan.

Adapun rincian mahasiswa KKN PUMD yakni Prodi Ilmu Pemerintahan 69 orang, Prodi Sistem Informasi 60 orang, Prodi Teknik Informatika 54 orang, Prodi Kesehatan Masyarakat 51 orang, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 50 orang.

Selanjutnya, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia 43 orang, Prodi Hukum Ekonomi dan Syariah 38 orang, Prodi Agroteknologi 31 orang, Prodi Pendidikan Matematika 29 orang, Prodi Agribisnis 17 orang, Prodi Ilmu Komunikasi 16 orang, dan Prodi Peternakan 13 orang.

“Mahasiswa KKN PUMD akan dibimbing oleh 16 dosen pembimbing yang akan memberi arahan dalam penyusunan program maupun kegiatan di lapangan,” ungkap Naim Irmayani.

Baca juga :

Pesan Menyejukkan Babinsa Firman kepada Mahasiswa KKN Unasman di Desa Landi

Ia menjelaskan, KKN PUMD bertujuan agar mahasiswa mendapat pelajaran berharga dalam mengasah ketrampilan, wawasan dan daya nalarnya, terutama di dalam mengatasi masalah yang dihadapi di masyarakat.

“Mahasiswa diwajibkan berada di lokasi KKN PUMD selama 40 hari terhitung mulai tanggal 10 Agustus sampai 18 September 2022,” kata Naim Irmayani.

Selain KKN PUMD, Naim Irmayani menyebutkan, sebanyak 61 orang mahasiswa mengkonversi matakuliah KKN dalam program MBKM. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa memiliki pengalaman belajar di luar program studinya.

(*/fly/pojoksulsel)