Rudianto Lallo Boyong OPD Jawab Persoalan Air Bersih di Kelurahan Lakkang

Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo menggelar reses ketiga masa sidang 2021/2022, di Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Persoalan air bersih yang telah bertahun-tahun tidak dinikmati oleh masyarakat dan limbah industri yang menjadi salah satu permasalahan cukup besar dihadapi oleh masyarakat Kelurahan Lakkang saat ini.


Untuk mencari jalan keluar dari persoalan tersebut, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo menggelar reses ketiga masa sidang 2021/2022, di Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo, Jumat (05/08/2022).

Selain persoalan air bersih, politisi Partai Nasdem itu menerima sejumlah keluhan masyarakat mulai dari pengembangan objek wisata, budaya, pembangunan infrastruktur Kelurahan Lakkang.


“Kami di :Lakkang sangat butuh bantuan pak ketua, karena kami masyarakat di Lakkang sudah bertahun-tahun tidak mendapat air bersih, selain itu limbah air perusahaan Makassar Te’ne juga sangat meresahkan, untuk pengembangan objek wisata juga pak kira secepatnya juga direalisasikan,” keluh Ketua RW Kelurahan Lakkang, Jamaluddin, kepada Rudianto Lallo.

Menjawab Keluhan Masyarakat kelurahan Lakkang, Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo sejumlah SKPD lingkup Pemkot Makassar mulai dari perwakilan Dinas PU, Dinas Parawisata, Dinas Kebudayaan Kota Makassar hingga perwakilan Perusahaan Daerah Air Minum Kota Makassar untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

BACA : Rudianto Lallo Kukuhkan Pengurus IKA SMAN 6 Makassar Angkatan 98 di Gowa

Rudianto Lallo mengaku bakal menyerap semua aspirasi warga di daerah konstituennya. Dia memastikan, seluruh keluhan-keluhan yang disuarakan akan ia tindaklanjuti bersama pihak-pihak terkait.

“Insya Allah, saya janji secepatnya saya akan menyelesaikan persoalan tersebut, bapak ibu bersabar, khusus persoalan air, 2-3 hari akan segera baik kembali” katanya.

Khusus pengembangan infrastruktur dan objek wisata serta kebudayaan, Rudianto Lallo mengaku anggaran pembangunan tersebut sudah tersedia, saat ini, lanjut Rudianto Lallo, SKDP terkait telah melakukan lelang untuk melanjutkan pembangunan tersebut. (hms/pojoksulsel)