Edarjan Sabu 5 Kilogram, 2 Mahasiswa Kendari Diringkus

Ilustrasi sabu-sabu

POJOKSULSEL.com, KENDARI – Petugas Ditresnarkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 5 Kg.
Turut diamankan pula dua oknum mahasiswa Kendari yang diduga sebagai pemilik barang haram tersebut.


Kedua oknum mahasiswa Kendari yang diringkus ini masing-masing berinisial GS dan FJ. Selain itu, diamankan pula 16 butir ekstasi daun ganja sekitar 1 gram.

Keduanya diamankan petugas Polda Sulawesi Tenggara di sebuah kamar kost di Jalan Balaikota, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kendari, Senin (1/8/2022) lalu.


Informasi yang dihimpun, kasus ini berawal dari kecurigaan petugas dengan aktivitas kedua tersangka di sebuah kamar kost. Apalagi, beberapa laporan yang masuk ke polisi, keduanya juga disinyalir terlibat jaringan narkoba di Kendari.

Polisi pun langsung bergedak di kamar kost milik tersangka, dan ditemukan barang bukti sabu-sabu 5 Kg. Turut disita pula beberapa ponsel yang digunakan untuk menyuplai barang haram itu.

BACA : Polda Sulsel Sasar Tempat Hiburan Malam di Makassar

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra Kombes Pol Bambang Tjaho Bawono menerangkan, kasus ini masih terus dikembangkan untuk menangkap jaringan kedua oknum mahasiswa Kendari tersebut.

“Masih terus kita kembangkan, termasuk siapa saja yang menyuplai sabu-sabu ini hingga sampai ke Kendari. Dan kita melacak ke mana saja narkoba ini diedarkan,” kata Bambang, Jumat (5/8/2022).

Salah satu orang yang menjadi target kepolisian yakni berinisial F, yang diduga sebagai penyuplai barang harap tersebut hingga sampai ke tangan kedua tersangka di Kendari.

Bambang menyebut, jaringan ini merupakan lintas provinsi. Penyaluran narkoba berasal dari sebuah negara, kemudian dikirim melalui daerah Kalimantan dan dikendalikan di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Dari hasil keterangan kedua tersangka, sabu-sabu 5 Kg tersebut rencananya akan diedarkan di beberapa perusahaan tambang yang ada di luar Kota Kendari. (pojoksulsel)