Data Terbaru! IPM Parepare Meningkat, Kemiskinan dan Pengangguran Berkurang

Rapat koordinasi monitoring dan evaluasi kegiatan pembangunan hingga triwulan II tahun anggaran 2022
Rapat koordinasi monitoring dan evaluasi kegiatan pembangunan hingga triwulan II tahun anggaran 2022.

POJOKSULSEL, PAREPARE – Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe memimpin langsung rapat koordinasi monitoring dan evaluasi kegiatan pembangunan hingga triwulan II tahun anggaran 2022.


Kegiatan digelar di ruang pola kantor Sekertariat Pemkot Parepare, Kamis, (7/7/2022).

Wakil Wali Kota, Sekertaris Daerah dan sejumlah pejabat pemerintah kota hadir dalam kegiatan itu, termasuk Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).


Kepala Bappeda Parepare, Samsuddin Taha mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk mengetahui progres program pembangunan serta upaya mendeteksi kendala yang ada demi tercapainya rencana pembangunan daerah.

Samsuddin Taha mengungkapkan, Index Pembangunan Manusia (IPM), dan Pertumbuhan ekonomi di kota Parepare meningkat dari tahun sebelumnya.

“Secara umum, tingkat kemiskinan dan pengangguran di Parepare berkurang,” ucap Samsuddin Taha.

Sementara itu, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dalam arahannya menegaskan, pemerintahannya sejauh ini sudah bekerja maksimal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

Taufan Pawe menekankan agar forum tersebut tidak dijadikan sebagai kegiatan seremonial.

“Jangan hanya menggugurkan kewajiban. Ini forum penting untuk berkoordinasi. Kordinasi itu untuk saling memberikan bertukar informasi dan masukan. Sedangkan evaluasi kita berbicara soal target dan capaian,” terang Taufan Pawe.

Terkait serapan fisik dan keuangan, kata dia, harus relevan. Seluruh pengelola anggaran di OPD diharapkan menjadi penggerak.

“Bergerak cepat memobilisasi anggaran agar cepat tersalurkan, berputar di masyarakat agar daya beli meningkat,” katanya.

Menurut Taufan Pawe, secara makro pembangunan fisik dan keuangan cukup baik. Dia meminta kepada semua pengguna anggaran khususnya DAK agar tidak lalai sampai batas waktu.

“Saya butuh kerja yang optimal dan terukur sehingga dapat menghasilkan yang terbaik bagi masyarakat. Kita harus menjadi inovator, progresif, dan responsif,” tandas Taufan Pawe.
(*/pojoksulsel)